Lebih Taat kepada TUHAN atau Aturan Manusia?

Ester 4:4-17

Ada waktunya regulasi atau hukum itu cacat atau salah, sehingga merugikan/mematikan banyak orang. Pada waktu itulah diperlukan keberanian untuk menolak, sekalipun ada resiko atas karir atau hidup orang percaya. Sekalipun pemerintah (dalam arti luas) ditetap oleh Tuhan, namun pemerintah bisa menjadi jahat dan membuat aturan yang menyimpang dari prinsip kebenaran dan keadilan Tuhan; pada situasi seperti itu, orang percaya tidak perlu taat pada aturan, tanpa meninggalkan sikap hormat kepada pemerintah.

Continue reading

Views: 71

Posted in Ester, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Aku Tak Tahu akan Hari Esok …

Ester 4:1-3

Wujud kesombongan manusia adalah: merasa bisa mengetahui dan mengendalikan apa yang akan terjadi. Sehingga menjadi yakin bahwa keputusan yang dibuatnya hari ini tidak akan mendatangkan akibat yang negatif di masa depan. Sombong, karena sebenarnya ia sama sekali tidak tahu apa yang akan terjadi–hanya Tuhan yang tahu. Benarlah peringatan Tuhan melalui Yakobus: “… kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok … hidupmu seperti uap … Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demkian adalah salah” (Yak. 4:13-15).

Continue reading

Views: 55

Posted in Ester, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Ketika Para Penguasa itu Korup

Ester 3:7-15

Betapa menakutkan ketika penguasa tidak punya empati dan hati nurani kepada rakyatnya. Karena merasa berkuasa, ia kemudian bisa membuat peraturan yang berdampak kepada semua orang bukan dengan pertimbangan akal sehat, tetapi karena dorongan perasaan atau egonya sendiri. Ego, kepentingan diri sendiri, ditambah tidak adanya empati adalah obinasi yang menakutkan pada diri seorang penguasa–apalagi penguasa yang absolut. Rakyatnya akan selalu ada di bawah ancaman kehancuran.

Continue reading

Views: 58

Posted in Ester, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Hati-hati ketika Egomu Berkuasa

Ester 3:1-6

Sesudah peristiwa-peristiwa ini (pembuangan Wasta, pengangakatan Ester, dan info Mordekhai yang menyelamatkan raja), Ahasyweros memberikan kebesaran kepada seorang bernama Haman. Tidak diberitahukan apa penyebabnya/prestasinya, tetapi raja menaikkan pangkat Haman dan menempatkan posisinya di atas semua pembesar kerajaan (ayat 1). Raja memerintahkan agar semua pegawai raja di pintu gerbang berlutut dan sujud kepada Haman (ayat 2).

Continue reading

Views: 82

Posted in Ester, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Doakan dan Usahakan Kesejahteraan Kotamu

Ester 2:21-23

Pada awal masa pembuangan umat TUHAN ke Babel, Nabi Yeremia menulis surat kepada umat TUHAN: “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” (Yer. 29:7). Prinsip yang sama diajarkan oleh Paulus (Rom. 13:1-5) dan Petrus (1 Pet. 2:13-17). Orang percaya, ketika diijinkan tinggal di bawah otoritas manusia dalam lembaga apapun, dipanggil untuk mendoakan dan ikut andil mengusahakan kesejahteraan tempat di mana mereka tinggal, sebab melalui tempat itu Tuhan menyalurkan berkat-Nya kepada mereka.

Continue reading

Views: 44

Posted in Ester, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment