Kesederhanaan Hidup dalam Ketaatan

1 Samuel 16:1-2

Hidup sebagai orang percaya itu sebenarnya sederhana, tidak rumit atau kompleks. Tuhan tidak pernah rumit atau kompleks sehingga membingungkan dan menyesatkan. Yang paling penting adalah: orang yang mau mendengarkan perintah Tuhan dan melakukan perintah itu. Tuhan Yesus sendiri menyatakan: “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Mat. 6:33).

Continue reading

Views: 5

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Kesederhanaan Hidup dalam Ketaatan

Tuhan Yang Berduka Karena Umat-Nya

1 Samuel 15:27-35

Tuhan bukan mesin otoriter lalim yang dingin tanpa emosi. Tuhan, yang menciptakan manusia segambar dengan Dia, adalah Tuhan yang memiliki perasaan atau emosi: Ia bisa murka, Ia bisa berkenan, Ia bisa kecewa, Ia bisa sedih–walau emosi-emosi itu tidak sama dengan apa yang dimiliki dan dirasakan oleh manusia. Tuhan dengan sengat jelas memperlihatkan bahwa Ia punya perasaan, dan perasaannya sangat sensitif, dalam diiri Tuhan Yesus, Allah yang menjadi Manusia.

Continue reading

Views: 11

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama | Comments Off on Tuhan Yang Berduka Karena Umat-Nya

Tuhan Tidak Bisa Dimanipulasi

1 Samuel 15:12-26

Manusia membuat ukuran atau standarnya sendiri tentang hidup yang saleh atau hidup yang benar. Manusia memiliki argumen untuk membenarkan dan melegitimasi sikap atau tindakannya dengan standarnya sendiri. Tetapi sesungguhnya Tuhanlah yang berdaulat menentukan standar kebenaran. Hanya dengan mendengarkan dan mentaati firman atau perintah Tuhan dengan mutlak sesuai kehendak-Nya saja yang membuat perbuatan orang berkenan kepada Tuhan. Di luar itu: pendurhakaan dan penolakan kepada Tuhan.

Continue reading

Views: 14

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Tuhan Tidak Bisa Dimanipulasi

TUHAN: Pengampun sekaligus Pembalas

1 Samuel 15:1-11

Satu-satunya yang bisa “mencegah” murka Tuhan adalah: anugerah-Nya yang mengampuni dosa, namun orang yang bersalah tidak akan diluputkan dair konsekuensi dosanya, sebab “TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran, tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.” (Bil. 14:18).

Continue reading

Views: 34

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on TUHAN: Pengampun sekaligus Pembalas

Sukses di Dunia, tapi Ditolak oleh Tuhan

1 Samuel 14:47-52

Tuhan yang menciptakan segala sesuatu adalah Tuhan yang kasih. Ia memelihara semua ciptaan-Nya, kasih-Nya itu universal: “Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Mat. 5:45). Dan Tuhan itu Mahakuasa, berdaulat mengendalikan segala sesuatu. jadi orang yang tidak mengenal Tuhanpun dipelihara-Nya dan dipakainya sebagai alat untuk melakkan kehendak-Nya. Tapi, Ia menghendaki relasi dan penyerahan pribadi manusia kepada-Nya.

Continue reading

Views: 32

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Sukses di Dunia, tapi Ditolak oleh Tuhan