Belajar Mencukupkan Diri

1 Timotius 6:6-10

Paulus membicarakan salah satu bahaya dalam menjalani hidup saleh, yaitu kecintaan dan ketamakan akan harta duniawi; secara lugas Paulus menyebutkan: keinginan menjadi kaya dan kecintaan akan uang. Antidote atau obatnya adalah: sikap mencukupkan diri dengan berkat yang telah diberikan oleh Tuhan; mensyukuri apa yang ada, bukannya menginginkan apa yang tidak ada.

Continue reading

Views: 2

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Belajar Mencukupkan Diri

Ciri Pengajaran Palsu

1 Timotius 6:3-5

Jemaat Efesus dan jemaat di tempat lain pada masa itu mulai menghadapi gelombang pengajaran palsu, di mana para pengajar-pengajarnya aktif mengajarkan prinsip mereka kepada jemaat. Paulus memberi nasihat kepada Timotius sebagai gembala jemaat, bagaimana mengenali karakter dan praktik para pengajar palsu tersebut, supaya Timotius bisa menjaga jemaat dari pengaruh mereka.

Continue reading

Views: 6

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Ciri Pengajaran Palsu

Sikap yang benar dalam Relasi Kerja

1 Timotius 6:1-2

Bagaimana dengan dinamika relasi kuasa (misalnya tuan dengan pegawai atau atasan dengan bawahan) antar pribadi ketika keduanya menjadi anggota Keluarga Allah? Bagaimana status dan kedudukan mereka sebagai saudara di dalam Tuhan kemudian berdampak pada relasi kuasa atau relasi kerja? Di Efesus, ada budak dan tuan yang sama-sama menjadi percaya dan dengan demikian menjadi warga jemaat. Paulus memberi petunjuk bagaimana relasi itu harus dijalankan di dalam Tuhan.

Continue reading

Views: 9

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Sikap yang benar dalam Relasi Kerja

Bukan Popularitas tetapi Integritas

1 Timotius 5:22-25

Memilih seorang pempimpin itu sebenarnya sangat sulit–sebab tidak ada seorangpun bisa tahu isi hati seseorang; hanya Tuhan yang tahu. Karena itu, harus diselidiki dan dicari informasi selengkap mungkin tentang seseorang. Sebab apabila orang yang dipilih ternyata jahat, maka semua akan turut menanggung kejahatannya. Popularitas itu bukan kriteria yang benar; integritas adalah kriteria yang harus dipakai untuk memilih pemimpin.

Continue reading

Views: 13

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Bukan Popularitas tetapi Integritas

Ketika Seorang Pemimpin Berdosa

1 Timotius 5:19-21

Sekalipun para peimpin jemaat telah disaring dengan ketat sebelum diangkat, slalu ada kemungkinan bagi mereka untuk melakukan kesalahan atau dosa. Ketika dosa filakkan seorang pemimin–apalagi dosa itu diketahui publik–maka gereja harus bersikap tegas untuk menegakkan kebenaran dan keadilan, menjaga integritas, dan memelihara kesaksian di mata semua orang–internal maupun eksternal.

Continue reading

Views: 11

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Ketika Seorang Pemimpin Berdosa