Menguji Hati, Menguji Motif dan Niat

1 Samuel 8:1-9

Keputusan atau pilihan yang paling legal dan paling mulia di mata manusia, bisa jadi dilambari oleh niat hati atau motivasi atau cara pandang yang tidak benar di hadapan Tuhan. Bahkan hati manusia pun bisa menipu dirinya sendiri, karena merasa motivasinya murni: “Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?” (Yer. 17:9). Dan Tuhan tidak bisa dikelabuhi, sebab: “Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.” (Yer. 17:10).

Continue reading

Views: 4

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Menguji Hati, Menguji Motif dan Niat

Hanya Bermodal Percaya dan Mengandalkan Tuhan

1 Samuel 7:7-14

Salah satu cara berpikir yang menguasai manusia yang jatuh dalam dosa adalah: mengandalkan diri sendiri atau kemampuan manusia. Harta, kekuatan fisik, kekuatan militer, kepandaian, strategi, taktik, ketrampilan–itulah hal-hal yang dipandang dan diyakini sebagai sumber keberhasilan dan kemenangan. Tapi, ternyata bukan! Tuhanlah sumber kekuatan dan kemenangan. Secar ekstrem, bagian ini menunukkan bahwa sebuah bangsa bisa mengalahkan bangsa lain hanya bermodal doa kepada Tuhan!

Continue reading

Views: 6

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Hanya Bermodal Percaya dan Mengandalkan Tuhan

Bukan Ritual, Tetapi Relasi yang Benar dengan Tuhan

1 Samuel 7:2-6; 15-17

Kehadiran tabut TUHAN, yang adalah representasi kehadiran TUHAN di tengah-tengah umat-Nya tidak menjamin kehidiupan umat-Nya menjadi baik. Karena bukan sekedar kehadiran, melainkan relasi TUHAN dengan umat-Nya lah yang menentukan kondisi mereka. Sekalipun tabut TUHAN ada di Israel, tanpa adanya relasi yang benar, maka kehadirannya tidak mendatangkan berkat atas umat-Nya. Berhenti hanya sebagai simbol atau ritual yang tidak menyentuh dan berdampak nyata kepada hidup umat TUHAN.

Continue reading

Views: 19

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Bukan Ritual, Tetapi Relasi yang Benar dengan Tuhan

Jangan Main-main dengan Kekudusan Tuhan

1 Samuel 6:1-21

Tuhan menyatakan kekudusan-Nya dan kedahsyatan-Nya kepada semua orang. Ia menyatakannya kepada orang Filistin, tetapi Ia juga menyatakannya umat-Nya. Siapa yang melanggar kekudusan Tuhan–tidak ada alasan bahwa mereka tidak tahu–akan menerima konsekuensi berupa tulah dari Tuhan. Tuhan adalah Allah yang dahsyat dan menakutkan! Orang percaya kadang lupa akan hal ini, sehingga bersikap tidak hormat dan sembarangan kepada Tuhan.

Continue reading

Views: 24

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Jangan Main-main dengan Kekudusan Tuhan

TUHAN, Satu-satunya Allah yang Berkuasa!

1 Samuel 5:1-12

Dalam Mazmur 115, pemazmur membandingkan TUHAN dengan berhala. TUHAN adalah Pencipta langit dan bumi, berdaulat, berkuasam, dan mahakuat. Sedangkan berhala adalah rekaan dan buatan manusia, yang tidak bisa berbuat apa-apa, tidak punya kuasa apa-apa. Sia-sia saja, dan “Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.” (Maz. 115:8). TUHAN menunjukkan bahwa Dia adalah satu-satunya Allah, dan Dia lebih berkuasa daripada semua illah dan berhala yang disembah manusia.

Continue reading

Views: 58

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on TUHAN, Satu-satunya Allah yang Berkuasa!