Menjaga Iman dan Integritas di Masa Sulit

1 Samuel 26:13-25

Seseorang yang memiliki iman dan penyerahan kepada Tuhan akan memberikan respons yang benar kepada situasi sulit, bahkan berbahaya, yang harus dihadapinya. Tidak memprotes dan bersungut-sungut, tidak memberontak dan menjadi pahit hati. Melainkan berserah kepada Tuhan dan terus menjaga integritas hati di hadapan Tuhan. Meyakini bahwa Tuhan mengendalikan segala sesuatu, maka ia menyerahkan diri kepada kebaikan Tuhan; meyakini bahwa Tuhan menghargai kebenaran, maka ia terus menjaga integritasnya di masa-masa sulit itu.

Continue reading →

Views: 11

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Menjaga Iman dan Integritas di Masa Sulit

Ketika Berada di Wilayah Abu-abu

1 Samuel 26:1-12

Orang dengan hati nurani yang murni adalah: yang memilih untuk tetap melakukan apa yang jelas diperintahkan Tuhan ketika ada di area abu-abu! Tidak mengambil risiko melanggar–sekalipun belum ada kepastian, dan masih ada perdebatan tentang situasi itu, melainkan memilih jalan yang paling aman! Jalan yang jelas-jelas sesuai dengan kehendak Tuhan! Sekalipun itu berarti akan kehilangan kesempatan/peluang.

Continue reading →

Views: 12

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Ketika Berada di Wilayah Abu-abu

Tangan TUHAN yang Kadang Tak Terlihat Bekerja

1 Samuel 25:36-44

Pekerjaan Tuhan sering tidak diketahui atau disadari oleh manusia. Tuhan bekerja dengan “diam-diam” untuk menyelamatkan, memelihara, melindungi, dan membesarkan orang yang percaya kepadanya. Melalui proses yang alamiah–tidak selalu berupa mujizat yang spektakuler–Tuhan memelihara umat-Nya. Berbahagialah orang yang menyadari pekerjaan Tuhan dan bisa memuji dan beryukur kepada-Nya.

Continue reading →

Views: 26

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Tangan TUHAN yang Kadang Tak Terlihat Bekerja

Demonstrasi Hikmat atau Kebijaksanaan yang Benar

1 Samuel 25:20-35

Bijaksana atau berhikmat dalam konsep Illahi itu bukan masalah memiliki pengetahuan yang banyak atau memiliki kecerdikan dan kepintaran berstrategi. Hikmat atau wisdom dalam Alktab dimaknai sebagai kemampuan seseorang untuk mengertai apa yang benar menurut standar Tuhan dan hidup di dalam kebenaran itu. Sehingga hikmat itu bukan merupakan previlege kelompok terpelajar atau golongan atas, tetapi bisa dimiliki oleh semua orang dari semua strata sosial, sebab intinya adalah: hati yang mengerti kehendak Tuhan dan mentaatinya.

Continue reading →

Views: 39

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Demonstrasi Hikmat atau Kebijaksanaan yang Benar

Ujian Ketulusan dalam Berbuat Baik

1 Samuel 25:12-19

Ketulusan seseorang itu diuji ketika pekerjaan atau perbuatan baiknya tidak dihargai oleh orang lain. Kalau seseorang berbuat baik disertai dengan pamrih tertentu–mendaat pujian/apresiadi, mendapat balasan kebaikan; maka ia akan tersinggung dan marah dan merasa perbuatannya yang baik itu tidak ada gunanya; ketika orang lain tidak berterima kasih, tidak membalas dengan kebaikan; bahkan justru merendahkan atau menghinanya. Tuhan Yesus berkata: “Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.” (Mat 6:16). Kebaikan dengan pamrih itu tidak ada nilainya di hadapan Tuhan, dan berpootensi membawa persoalan/konflik.

Continue reading →

Views: 43

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Ujian Ketulusan dalam Berbuat Baik