Cara Pandang Illahi

1 Samuel 1:12-20

Latar belakang seseorang, pengetahuannya, pengalamannya, cara pandnag dunia dan tata nilai yang dimilikinya akan mempengaruhi atau menentukan bagaimana ia memandang dan menilai apa yang ada di sekitarnya, termasuk pandangannya tentang orang lain. Kalau ia seorang yang duniawi, maka ia akan menilai orang lain dari kacamata dunia; kalau ia seorang rohani, maka ia akan menilai orang lain dari cara pandang Tuhan. Cara pandang Tuhan tidak akan salah.

Continue reading

Views: 6

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Cara Pandang Illahi

Rahasia Doa Yang Dikabulkan Tuhan

1 Samuel 1:9-11, 18

Ketika seseorang meminta atau menginginkan sesuatu, dia tidak menerima karena tidak berdoa kepada Tuhan. Atau, dia berdoa juga, namun motivasinya salah, karena apa yang diminta itu akan digunakan untuk kepentingannya sendiri, dan sama sekali tidak ada kaitan atau urusannya dengan kehendak Tuhan. “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.” (Yak. 4:2-3).

Continue reading

Views: 12

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Rahasia Doa Yang Dikabulkan Tuhan

Hidup Dalam Situasi Yang Tidak Ideal

1 Samuel 1:1-8

Latar belakang keluarga yang tidak ideal serta kondisi lingkungan atau masyarakat yang jahat di hadapan Tuhan, bukanlah faktor penentu seorang bisa tumbuh menjadi hamba Tuhan yang besar. Karena Tuhanlah yang berdaulat untuk membangkitkan seorang pemimpin untuk melayani-Nya. Kehendak, kedaulatan, dan kuasa Tuhan melampaui segala situasi alamiah dan manusiawi. Latar belakang keluarga diwarnai persaingan dan kesedihan, situasi spritualitas di masanya sangat buruk, karena imam-imamnya korup dan jahat. Tetapi, Tuhan menyiapkan seorang untuk melakukan reformasi iaman di Israel.

Continue reading

Views: 28

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Hidup Dalam Situasi Yang Tidak Ideal

Undangan Kepada Kehidupan

Wahyu 22:16-21

Pada akhirnya, tujuan dari kitab Wahyu adalah: mengundang orang untuk bertobat dna datang kepada Tuhan, uintuk menerima kehidupan yang kekal–agar terhindar dari malapetaka murka Tuhan, dan agar bisa masuk ke dalam kehidupan yang kekal dan mulia bersama Tuhan untuk selama-lamanya. Ada ancaman hukuman, ada janji kehidupan. Itu peringatan dan undangan dari Tuhan agar orang kembali kepada-Nya.

Continue reading

Views: 31

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu | Comments Off on Undangan Kepada Kehidupan

Peringatan Terakhir dari Allah yang Adil dan Kekal

Wahyu 22:10-15

Bagian ini menjadi peringatan terakhir kepada semua orang. Karena Tuhan sudah menyatakan apa yang akan terjadi dan apa yang akan dilakukan-Nya di akhir zaman–dengan tujuan agar orang diingatkan dan bertobat dari dosa mereka. Tuhan sudah berlaku adil: menyatakan apa yang akan terjadi dan segala konsekuensi yang tersedia untuk setiap respon orang. Dan orang akan berespons masing-masing: ada yang bertobat dan hidup benar, ada yang menolak dan tetap meneruskan hidup mereka yang jahat–sekalipun sudah diberitahu konsekuensi yang akan mereka terima.

Continue reading

Views: 52

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu | Comments Off on Peringatan Terakhir dari Allah yang Adil dan Kekal