Jangan Mengabaikan Injil Kristus

Ibrani 2:2-4

Bahaya yang harus diwaspadai oleh orang percaya adalah: mulai menyianyiakan atau mengabaikan Injil Keselamatan di dalam Tuhan Yesus yang diberitakan/diajarkan dalam Kitab Suci. Penyia-nyiaan terjadi ketika Injil itu mulai tidak diutamakan untuk direnungkan dan diajarkan–di mana orang mulai lebih suka memikirkan hal atau ajaran yang lain, dan tidak terus kembali memandang dan mengingat Injil Kristus.

Continue reading

Views: 4

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Jangan Mengabaikan Injil Kristus

Supaya Tidak Hanyut Terbawa Arus

Ibrani 2:1

Tema atau tujuan penulisan surat Ibrani: memerintahkan orang percaya untuk lebih teliti dalam memperhatikan apa yang telah didengar, supaya jangan hanyut di bawa arus. Ada arus pengajaran yang bertentangan dengan kebenaran Tuhan di dalam Injil, yang berpotensi untuk menyesatkan orang percaya. Bahayanya adalah: orang percaya perlahan-lahan, tanpa terasa, mulai meninggalkan Injil.

Continue reading

Views: 7

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Supaya Tidak Hanyut Terbawa Arus

Tuhan Yesus Lebih Tinggi daripada Para Malaikat

Ibrani 1:5-14

Pada bagian ini, penulis Surat Ibrani membuat argumen bahwa Tuhan Yesus lebih tinggi daripada malaikat-malaikat. Pertanyaannya, mengapa penting untuk mebuat argumen ini? Apa posisi malaikat di dalam keyakinan orang Yahudi? Para malaikat punya kedudukan sangat penting dalam agama Yahudi, terutama karena para malaikat terlibat atau menjadi perantara dalam pemberian Hukum Taurat di Gunung Sinai (Ula. 33:2, Kis. 7:53; Gal. 3:19).

Continue reading

Views: 7

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Tuhan Yesus Lebih Tinggi daripada Para Malaikat

Kemuliaan Tuhan Yesus, Anak Allah

Ibrani 1:1-4

Sekalpin tidak bisa dipastikan siapa penulis Surat Ibrani dan siapa yang mnejadi tujuan penulisan surat ini, namun dapat diketahui bahwa tujuan surat ini adalah untuk menyatakan supremasi Tuhan Yesus dan karya-Nya yang melampaui atau mengatasi semuanya, khususnya tentang Keallahan-Nya, kematian-Nya sebagai penebus dosa, dan kedudukan-Nya sebagai Imam bagi umat-Nya. Supaya orang percaya diperkuat imannya di masa-masa sulit dan penuh penderitaan.

Continue reading

Views: 5

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Kemuliaan Tuhan Yesus, Anak Allah

Hidup Bersama dalam Persekutuan Orang Percaya

2 Timotius 4:19-22

Orang percaya tidak pernah didesain utuk hidup sendiri atau soliter. Setiap orang percaya dipanggil untuk masuk menjadi anggota keluarga Allah, berarti masuk ke dalam persekutuan. Keluarga orang percaya disebut sebagai Tubuh Kristus, di mana Kristus menjadi Kepala; dan setiap anggotanya saling mengenal dan saling melayani untuk bersama-sama membangun Tubuh Kristus. Menjaga relasi, komunikasi, dan persekutuan dengan orang lain adalah hal yang harus dilakukan dan dibangun.

Continue reading

Views: 11

Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Hidup Bersama dalam Persekutuan Orang Percaya