Manajemen Konflik

2 Samuel 2:24-32

Bahkan ketika sudah diusahakan untuk berdamai. kadang konflik tetap terjadi. Tetapi konflik tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut, karena kerusakannya akan semakin besar, dan seiring dengan kerusakan itu, sakit hati dan kemarahan dan dendam juga akan bertambah. Maka, segeralah usahakan untuk berdamai dengan siapapun yang berkonflik, dan jangan keras kepala, melainkan dengan rendah hati ambillah setiap tawaran atau kesempatan untuk menghentikan konflik.

Continue reading →

Views: 9

Posted in 2 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Manajemen Konflik

Kesombongan Awal Konflik dan Kehancuran

2 Samuel 2:12-23

Kesombongan selalu menimbulkan pertentangan atau konflik. Dan kesombongan membuat orang lupa diri sehingga merasa lebih kuat daripada kemampuan yang sebenarnya. Sehingga melakukan tindakan yang salah, yang mecelakakan dirinya sendiri dan orang lain. Penulis Amsal mengajarkan: “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.” (Ams. 16:18), dan “Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.” (Ams. 18:12)

Continue reading →

Views: 21

Posted in 2 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Kesombongan Awal Konflik dan Kehancuran

Merespons Pemerintahan yang Berkuasa

2 Samuel 2:8-11

Bukan masalah keturunan, bukan masalah dukunan politik; bukan pula masalah usia atau pengalaman–pemerintahan atau kekuasaan itu adalah masalah panggilan dan kehendak Tuhan. paulus menulis bahwa “tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.” (Rom 13:1). Tuhan yang akan mengangkat dan menghentikan pemerintah. Umat Tuhan bisa mengkritik dan memberi masukan, tetapi tidak boleh berontak dan meruntuhkan pemerintahan yang berlaku.

Continue reading →

Views: 24

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Merespons Pemerintahan yang Berkuasa

Kekuasaan Politik dalam Kerajaan Allah

2 Samuel 2:1-7

Prinsip kepemimpinan dan politik dalam kerajaan Allah terlihat dalam bagian ini. kekuasana politik itu berasal dari Tuhan, sehingga harus ditundukkan di bawah kehendak dan rencana Tuhan. Tidak perlu mengimpose/memaksakan kekuasan kepada orang lain, melainkan bersikap dan berbuat baik kepada orang lain, dan biarlah secara aalami mereka mengakui kepemimpinan atau kekuasaan kita. Jangan mengangkat diri sendiri, melainkan biarlah Tuhan yang menempatkan di posisi apapun menurut caranya pada waktunya.

Continue reading →

Views: 23

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Kekuasaan Politik dalam Kerajaan Allah

Integritas karena Penghormatan kepada Tuhan

2 Samuel 1:17-27

Hercule Poirot pernah berkata: ”Aku ingin ketemu dengan seseorang yang belum tahu bahwa si korban sudah meninggal untuk mengetahui kebenaran. Sebab, biasanya orang hanya mengatakan hal-hal yang baik tentang seseorang yang sudah meninggal.” Rumus ini agaknya tidak berlaku pada Daud, yang hatinya tulus menghormati dan mengasihi Saul–sekalipun sepanjang hidupnya, Saul membenci dan berupaya untuk mencelakakan bahkan membunuhnya. Mengapa? Penghormatan Daud kepada TUHAN yang mencegahnya melakukan kejahatan kepada Saul.

Continue reading →

Views: 37

Posted in 2 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Integritas karena Penghormatan kepada Tuhan