Kemenangan karena Iman dan Ketaatan

1 Samuel 14:1-15

Kemenangan itu bukan ditentukan oleh besar/kecilnya sumber daya atau situasi atau strategi dan siasat, melainkan oleh perkenan dan pertolongan Tuhan! “With your help I can advance against a troop; with my God I can scale a wall.” (Maz. 18:29-NIV). Yang diperlukan adalah: maju dengan apa yang ada–bukan karena keberanian/kenekadan, tetapi karena iman kepada Tuhan’ dan Tuhan berkuasa memberikan kemenangan yang berlipat ganda.

Continue reading

Views: 5

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Kemenangan karena Iman dan Ketaatan

Ketika dalam Situasi Terendah dan Terdesak

1 Samuel 13:16-23

Tidak selamanya keadaan umat Tuhan itu baik-baik saja. Ada masa-masa Tuhan mengijinkan mereka berada di dalam situasi yang tertekan, terancam, kekurangan, dan inferior. Bisa karena kesalahan atau kebodohan mereka karena tidak mengikuti kehendak Tuhan, tetapi bisa juga karena pekerjaan si jahat yang Tuhan ijinkan berlaku, atau karena perubahan kedaan atau situasi sebagai konsekuensi dunia yang sudah jatuh dalam dosa. Ini fakta yang harus diterima: hidup tidak selalu mudah dan berhasil.

Continue reading

Views: 14

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Ketika dalam Situasi Terendah dan Terdesak

Ujian Iman dan Ketaatan

1 Samuel 13:1-15

Tidak setiap saat seseorang memiliki pengalaman unik/supranatural kepenuhan Roh Allah. Tuhan berkenan menganugerahkan itu sebagai titik tolak atau momentum awal perjalanan rohani seseorang. Akan tetapi, iman dan ketaatan itu tidak bergantung kepada sensasi; melainkan kepada keputusan untuk percaya dan taat kepada Tuhan di dalam keseharian, di dalam situasi sulit, di dalam suasana hati yang biasa-biasa–bukan dalam ephoria/bubbling.

Continue reading

Views: 33

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Ujian Iman dan Ketaatan

Melayani Orang yang Bertobat dari Dosanya

1 Samuel 12:19-25

Ketika melayani orang lain yang telah berdosa dan bertobat, seorang hamba Tuhan harus bersikap benar. Ia tidak boleh mentolelir atau memandang enteng dosa yang sudah dilakukan orang itu-itu penghiburan palsu. Tetap tegas menyatakn bahwa itu adalah dosa. Penghiburan yang benar adalah: mengajak melihat kepada kasih Tuhan kepada orang itu, dan kepada kesetiaan Tuhan kepada janji yang telah dibuat-Nya.

Continue reading

Views: 35

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Melayani Orang yang Bertobat dari Dosanya

Kasih Tuhan Tetap walau Umat-Nya Tidak Ideal

1 Samuel 12:6-18

Tuhan itu Mahakasih, Mahapemurah, dan sekaligus Mahakudus dan Mahakuasa. Di dalam kasih-Nya, Ia memberikan kemurahan dan menuruti permintaan umat-Nya–sekalipun permintaan itu tidak disukai-Nya; Ia memberi ruang kepada umat-Nya untuk belajar dari kesalahan mereka, supaya mereka belajar untuk percaya dan taat kepada-Nya. Dan, di dalam umat-Nya menjalani pilihan mereka yang salah itu, Tuhan tidak membiarkan mereka begitu saja tanpa pengawasan. Tuhan–dalam Kemahakuasaan-Nya–tetap mengawal mereka, menjagai mereka, dan memberi petunjuk bagaimana bersikap benar di dalam jalan pilihan mereka yang tidak ideal itu.

Continue reading

Views: 59

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Kasih Tuhan Tetap walau Umat-Nya Tidak Ideal