Hidup di Dunia yang Semakin Sulit dan Jahat

2 Timotius 3:1-5

Firman Tuhan itu kebenaran, dan realistis. Secara tepat menggambarkan kondisi dan situasi manusia dan dunia ini. Faktanya adalah: dunia semakin rusak, manusia semakin jahat. Alkitab tidak menutupi atau menyangkal fakta itu. Ini menjadi peringatan Paulus bagi Timotius, bahwa tantangan yang dihadapinya itu tidak mudah, maka ia harus sungguh-sungguh menghidupi dan mengajarkan semua kebenaran Firman Tuhan yang telah diterimanya.

Continue reading

Views: 3

Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Hidup di Dunia yang Semakin Sulit dan Jahat

Lari dari keingian Dunia untuk Mengejar Kesalehan

2 Timotius 2:22-26

Bagaimana cara orang memandang pencobaan dan dosa dan tawaran duniawi, akan menentukan sikapnya terhadap hal-hal itu. Godaan/pencobaan itu bukan sesuatu yang sepele–Iblis yang memnyesatkan orang sehingga memandang dosa itu sebagai sesuatu yang sepel atau kecil. Sebab sesungguhnya pencobaan/godaan kepada dosa itu adalah bahaya yang harus dijauhi secepat mungkin, dengan sikap yang sungguh-sungguh dan sekuat tenaga. Godaan itu bisa berupa tawaran untuk memuaskan hawa nafsu, atau berupa pancingan untuk berbedat tenatang hal-hal yang tidak penting. Keduanya mengalihkan perhatian orang kepada Tuhan dan dari usaha mengejar kehidupan yang saleh.

Continue reading

Views: 5

Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Lari dari keingian Dunia untuk Mengejar Kesalehan

Syarat Dipakai oleh Tuhan: Kekudusan Hidup

2 Timotius 2:19-21

Dunia mencari orang berbakat. Track record yang dituntut ketika menyeleksi orang untuk diberi kepercayaan atau tanggung jawab atau penghargaan adalah: prestasi, kompetensi, pengetahuan, dan pengalaman. Tetapi, dalam tata kelola Kerajaan Allah, kriteria paling utama orang yang bisa dipakai Tuhan adalah: kekudusan hidup–bagaimana ia terbukti telah dan sedang terus menyucikan diri dari hal-hal yang jahat.

Continue reading

Views: 6

Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Syarat Dipakai oleh Tuhan: Kekudusan Hidup

Kanker yang Merusak Iman

2 Timotius 2:16-18

Manusia dikaruniai akal budi oleh Tuhan, sehingga bisa berpikir, menganalisis, mengambil kesimpulan. dan membangun keyakinan. Manusia juga dikarunia kemampuan berkomunikasi dengan orang lain untuk mengutakan pikiran, pendapat dan keyakinannya. kedua kapasitas itu harus ditundukkan di bawah otoritas kebenaran firman Tuhan. Apabila tidak, ia akan merusak iman sendiri dan orang lain juga.

Continue reading

Views: 7

Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Kanker yang Merusak Iman

Hamba yang Di-approve oleh Tuhan

2 Timotius 2:15

Apapun panggilan seseorang, ia adalah hamba Tuhan, dan dengan demikian ia dituntut untuk melakukannya sebagai hamba yang baik. Tidak bisa sembarangan atau seadanya, melainkan dengan tekun dan sungguh-sungguh, yang berarti menuntut kerja keras dan cara yang benar. Tujuannya adalah agar berkenan kepada Sang Tuan, yang sudah memberi panggilan dan talenta untuk melakukannya. Ada hamba yang baik, yang di-approve oleh Tuannya; ada pula hamba yang malas dan jahat, yang tidak berkenan kepada Tuannya.

Continue reading

Views: 11

Posted in 2 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Hamba yang Di-approve oleh Tuhan