Tuhan Tidak Bisa Dimanipulasi

1 Samuel 15:12-26

Manusia membuat ukuran atau standarnya sendiri tentang hidup yang saleh atau hidup yang benar. Manusia memiliki argumen untuk membenarkan dan melegitimasi sikap atau tindakannya dengan standarnya sendiri. Tetapi sesungguhnya Tuhanlah yang berdaulat menentukan standar kebenaran. Hanya dengan mendengarkan dan mentaati firman atau perintah Tuhan dengan mutlak sesuai kehendak-Nya saja yang membuat perbuatan orang berkenan kepada Tuhan. Di luar itu: pendurhakaan dan penolakan kepada Tuhan.

Continue reading

Views: 4

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Tuhan Tidak Bisa Dimanipulasi

TUHAN: Pengampun sekaligus Pembalas

1 Samuel 15:1-11

Satu-satunya yang bisa “mencegah” murka Tuhan adalah: anugerah-Nya yang mengampuni dosa, namun orang yang bersalah tidak akan diluputkan dair konsekuensi dosanya, sebab “TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran, tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.” (Bil. 14:18).

Continue reading

Views: 23

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on TUHAN: Pengampun sekaligus Pembalas

Sukses di Dunia, tapi Ditolak oleh Tuhan

1 Samuel 14:47-52

Tuhan yang menciptakan segala sesuatu adalah Tuhan yang kasih. Ia memelihara semua ciptaan-Nya, kasih-Nya itu universal: “Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Mat. 5:45). Dan Tuhan itu Mahakuasa, berdaulat mengendalikan segala sesuatu. jadi orang yang tidak mengenal Tuhanpun dipelihara-Nya dan dipakainya sebagai alat untuk melakkan kehendak-Nya. Tapi, Ia menghendaki relasi dan penyerahan pribadi manusia kepada-Nya.

Continue reading

Views: 24

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Sukses di Dunia, tapi Ditolak oleh Tuhan

TUHAN yang Mengokohkan Kepemimpinan Seseorang

1 Samuel 14:36-46

Peristiwa yang terjadi–dalam pimpinan Roh Kudus–dipilih untuk dicatat di dalam Kitab Suci sebagai pelajaran bagi umat Tuhan: “Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.” (Rom. 15:4). Catatan sejarah hidup seseorang mencerminkan siapa dia, bagaimana karakternya yang sejati; apalagi, Roh Kudus yang mengendalikan para penulis Kitab Suci tidak menutupi atau memanipulasi kebenaran, sebab Ia adalah Roh Kebenaran.

Continue reading

Views: 29

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on TUHAN yang Mengokohkan Kepemimpinan Seseorang

Hikmat Tuhan untuk Memimpin

1 Samuel 14:24-35

Perkataan atau keputusan seorang pemimpin akan berdampak kepada mereka yang dipimpinnya. Sehingga seorang pemimpin tidak bisa sembarangan atau sembrono untuk berkata-kata atau untuk mengambil keputusan. Tuhan berkenan kepada permohonan Salomo, yang meminta agar diberi “hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat … pengertian untuk memutuskan hukum” (1 Raj. 3:9,11).

Continue reading

Views: 36

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Hikmat Tuhan untuk Memimpin