Ketidaksempurnaan Sistem Agama Yahudi

Ibrani 9:1-10

Kepada mereka yang meragukan kesempurnaan karya penyelamatan Kristus, dan ingin kembali melakukan ritual keagamaan Yahudi, Penulis surat Ibrani menjelaskan bahwa desain Kemah Suci, sistem ritual dan ibadah yang ditetapkan itu sudah mengindikasikan bahwa sistem agama Yahudi itu tidak sempurna dan hanya sementara. Sistem itu akan disempurnakan dan dikekalkan oleh karya penyelamatan Tuhan Yesus Kristus sebagai Korban Penebus Dosa sekaligus Imam Besar Agung.

Continue reading

Views: 3

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Ketidaksempurnaan Sistem Agama Yahudi

Perjanjian Baru yang Mulia dan Sempurna

Ibrani 8:1-13

Perjanjian yang baru antara Tuhan dan manusia–di dalam Kristus–menyelesaikan masalah manusia dengan sempurna, sebab dalam/dengan perjanjian itu Tuhan: (1) mengubah hati manusia dari hati pemberontak menjadi hati yang berisi hukum Tuhan; (2) menetapkan relasi kepemilikan Tuhan atas umat-Nya; (3) langsung mengajar setiap orang melalui karya Roh Kudus; dan (4) memberikan belas kasihan dan pengampunan atas segala dosa.

Continue reading

Views: 2

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Perjanjian Baru yang Mulia dan Sempurna

Karakteristik Imam Besar yang Sempurna

Ibrani 7:20-28

Tuhan Yesus adalah Imam Besar yang sempurna–lebih tinggi, lebih besar, lebih unggul daripada imamat Lewi dalam agama Yahudi. Pengangkatan Tuhan Yesus sebagai Imam Besar disertai dengan sumpah dari Allah; keimaman Tuhan Yesus tidak dibatasi kematian sehingga tak tergantkan untuk selamanya; Tuhan Yesus adalah Imam Besar yang kudus sempurna, tetapi dekat dan berempati dengan orang berdosa; dan Tuhan Yesus mengorbankan Diri-Nya sendiri sebagai korban penebus dosa yang sempurna; cukup satu kali untuk semua dosa dan selamanya.

Continue reading

Views: 8

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Karakteristik Imam Besar yang Sempurna

Imamat Kristus: Imamat yang Sempurna

Ibrani 7:1-19

Penulis Ibrani memberikan argumen mengapa jemaat tidak boleh berpaling dari iman mereka kepada Kristus dan kembali kepada ketetapan agama Yahudi, sebab keimaman Yahudi–yaitu imamat suku Lewi yang diatur oleh Taurat–itu tidak sempurna! Tetapi keimaman Tuhan Yesus sebagai Imam Besar itu sempurna, sebab keimaman Tuhan Yesus ditetapkan Allah dengan ketetapan yang lebih tinggi/besar/sempurna daripada Taurat.

Continue reading

Views: 12

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Imamat Kristus: Imamat yang Sempurna

Janji Tuhan itu Kokoh dan Bisa Dipegang

Ibrani 6:9-20

Orang ragu untuk memegang janji atau harapan, kalau ia tidak memiliki jaminan bahwa janji atau harapan pasti dan tak berubah. Sebuah janji atau harapan bisa diragukan, ketika yang memberikan janji atau harapan itu adalah prbadi yang tidak bisa dipercaya/diandalkan. Janji keselamatan di dalam Kristus adalah pasti dan tak berubah, sebab yang memberikannya adalah Tuhan sendiri–yang tidak berubah dan kekal, dan yang tidak mungkin untuk berbohong!

Continue reading

Views: 16

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Janji Tuhan itu Kokoh dan Bisa Dipegang