Tuhan Berkuasa Mengatasi Lingkungan yang Terburuk

1 Samuel 2:11-17

Bisakah yang baik lahir dan tumbuh dari lingkungan yang buruk? Tidak hanya bisa atau baik, bahkan sangat bisa dan sangat baik! Kalau Tuhan yang bekerja, lingkungan seburuk apapun tidak akan menjadi penghalang seseorang untuk tumbuh menjadi seorang yang tidak hanya baik, tetapi bahkan menjadi pelopor melakukan reformasi atas lingkungan yang buruk itu menjadi baik di hadapan Tuhan. Bukan masalah di mana, seperti apa, dan siapa, melainkan masalah apakah Tuhan mengerjakannya.

Continue reading

Views: 9

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Tuhan Berkuasa Mengatasi Lingkungan yang Terburuk

Hati Yang Penuh Ucapan Syukur

1 Samuel 2:1-10

[Hati yang bersyukur itu langka. Seara naluriah, manusia itu tamak–selalu menginginkan yang lebih besar dan banyak, tidak pernah puas. Hati yang tahu berterima kasih, hati yang mecukupkan diri dengan anugerah Tuhan, hati yang berserah dan tidak selalu menuntut kepada Tuhan, adalah hati yang tidak secara alamiah dimiliki oelh manusia. Hati seperti Hana diawali dengan: kesadaran penuh bahwa Tuhan adalah sumber segalanya, dan Tuhan berkuasa atas segalanya; tetapi Tuhan juga Prbadi yang kasih, yang bermurah hati–yang sebenarnya tidak harus/perlu untuk dilakukan-Nya.

Continue reading

Views: 19

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Hati Yang Penuh Ucapan Syukur

Mempersembahkan dengan Sukacita dan Penuh Syukur

1 Samuel 1:21-28

Apa yang membuat seseorang bisa memberikan apapun juga kepada ornag lain dengan rela dan sukacita dan penuh syukur? Ketika ia menyadari betapa besar kebaikan yang sudah diterimanya dari orang lain. Kemurahan hati dan kesediaan berkorban tanpa berkeluh kesah atau protes adalah buah dari kesadaran akan betapa besar anugerah dan kebaikan yang sudah diterima.

Continue reading

Views: 29

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Mempersembahkan dengan Sukacita dan Penuh Syukur

Cara Pandang Illahi

1 Samuel 1:12-20

Latar belakang seseorang, pengetahuannya, pengalamannya, cara pandnag dunia dan tata nilai yang dimilikinya akan mempengaruhi atau menentukan bagaimana ia memandang dan menilai apa yang ada di sekitarnya, termasuk pandangannya tentang orang lain. Kalau ia seorang yang duniawi, maka ia akan menilai orang lain dari kacamata dunia; kalau ia seorang rohani, maka ia akan menilai orang lain dari cara pandang Tuhan. Cara pandang Tuhan tidak akan salah.

Continue reading

Views: 15

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Cara Pandang Illahi

Rahasia Doa Yang Dikabulkan Tuhan

1 Samuel 1:9-11, 18

Ketika seseorang meminta atau menginginkan sesuatu, dia tidak menerima karena tidak berdoa kepada Tuhan. Atau, dia berdoa juga, namun motivasinya salah, karena apa yang diminta itu akan digunakan untuk kepentingannya sendiri, dan sama sekali tidak ada kaitan atau urusannya dengan kehendak Tuhan. “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.” (Yak. 4:2-3).

Continue reading

Views: 28

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Rahasia Doa Yang Dikabulkan Tuhan