Ibrani 1:5-14
Pada bagian ini, penulis Surat Ibrani membuat argumen bahwa Tuhan Yesus lebih tinggi daripada malaikat-malaikat. Pertanyaannya, mengapa penting untuk mebuat argumen ini? Apa posisi malaikat di dalam keyakinan orang Yahudi? Para malaikat punya kedudukan sangat penting dalam agama Yahudi, terutama karena para malaikat terlibat atau menjadi perantara dalam pemberian Hukum Taurat di Gunung Sinai (Ula. 33:2, Kis. 7:53; Gal. 3:19).
Ayat 5-7. Tuhan Yesus lebih tinggi daripada para malaikat karena, Allah Bapa tidak pernah menyebut para malaikat sebagai Anak-Nya. Posisi para malaikat adalah di bawah otoritas Tuhan Yesus, sebab semua malaikat Allah harus menyembah Dia. Para malaikat disebut sebagai pelayan-pelayan.
Ayat 8-12. Sementara itu, Anak Allah ditetapkan sebagai Raja yang Kekal yang diurapi oleh Allah Bapa. Anak Allah ada sejak pada mulanya, dan akan tetap ada sampai selama-lamanya.
Ayat 13-14. Para malaikat adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan (umat Tuhan). Sedangkan Anak Allah disusukkan di sebelah kanan Allah Bapa sebagai Penguasa yang menang atas semua musuh-musuh yang melawan atau tidak mau percaya kepada-Nya.
Penulis mengutip ayat-ayat dari Perjanjian Lama sebagai dasar argumen bahwa Tuhan Yesus, Anak Allah, lebih tinggi daripada para malaikat. Dalam berbagai bagian Kitab Suci yang lain, dituliskan bahwa ketika manusia bertemu dengan malaikat, mereka dilarang untuk menyembah malaikat, sedangkan Tuhan Yesus menerima penyembahan dari manusia–menunjukkan Tuhan Yesus lebih tinggi daripada malaikat, sebab Tuhan Yesus adalah Allah.
Views: 2