Category Archives: Saat Teduh

Menjadi Saksi Tuhan di Tengah Krisis

1 Samuel 17:20-30 agaimana orang percaya sampai bisa menjadi bahan olok-olok orang-orang yang tidak percaya? Jawabannya: karena sekalipun mereka memiliki status atau label sebagai umat Tuhan, mereka sudah menolak/meninggalkan Tuhan, sehingga Tuhan tidak lagi menyertai mereka. Bukan kualitas pribadi, melainkan … Continue reading

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Menjadi Saksi Tuhan di Tengah Krisis

Tuhan, Sumber Pertolongan Satu-satunya

1 Samuel 17:12-19 emazmur pernah menulis: “Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” (Maz. 121:1-2). Tuhan adalah Allah yang setia kepada umat-Nya. Ia adalah sumber pertolongan bagi umat-Nya … Continue reading

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Tuhan, Sumber Pertolongan Satu-satunya

Jangan Sombong dan Merasa Tak Terkalahkan

1 Samuel 17:1-11 esungguhnya, Tuhanlah sumber segalanya. Segala sesuatu yang dimiliki seseorang itu berasal dari Tuhan, dan karena itu pemberian Tuhan, maka Tuhan bisa mencabutnya sewaktu-waktu. Sungguh tidak layak untuk merasa hebat, merasa kuat, menjadi sombong, merasa tak terkalahkan–sebab kalau … Continue reading

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Jangan Sombong dan Merasa Tak Terkalahkan

Rencana Kerja Tuhan Itu Sempurna. Percaya dan Taati Dia.

1 Samuel 16:13-23 etika Tuhan memanggil seseorang, ia akan melengkapi orang itu, tidak hanya dengan kuasa ilahi dan kompetensi yang diperlukan untuk melakukan panggilannya, tetapi juga membuka pintu dan jalan ke tempat-tempat atau posisi-posisi di mana ia harus berada untuk … Continue reading

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Rencana Kerja Tuhan Itu Sempurna. Percaya dan Taati Dia.

Bukan Karena Kualifikasi, Tapi Karena Anugerah Tuhan

1 Samuel 16:3-13 uhan memilih orang yang dikehendakinya. Anugerah dan otoritas Tuhan yang menjadi dasarnya. Bukan pertimbangan manusia–bukan winner di mata manusia, atau looser di mata manusia. Tuhan tidak “berpihak” kepada karakteristik demografi atau sosial atau psikologi tertentu. Semata-mata kehendak-Nya, … Continue reading

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Bukan Karena Kualifikasi, Tapi Karena Anugerah Tuhan