Kesunyian dan Doa Mengawali Pekerjaan Tuhan

Wahyu 8:1-6

Kesunyian adalah bagian dari pekerjaan Tuhan. “Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat.” (Zep. 1:7). “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!” (Maz. 46:11). Ketika meterai ke-7 dibuka, ada dua persitiwa yang mendahului pekerjaan Tuhan: kesunyian dan persembahan kemenyan dan doa kepada Tuhan.

Ayat 1. Ketika Anak Domba Allah membuka meterai yang ke-7, maka sunyi senyaplah sorga selama kira-kira setengah jam. Ini menunjukkan bahwa pembukaan meterai ke-7 merupakan peistiwa yang paling penting–waktnya sudah tiba Tuhan menumpahkan seluruh murka-Nya ke atas bumi. Dalam kitab Wahyu, semua yang ditulis di Wahyu 8:1-19:10 tercakup dalam pembukaan meterai ke-7 ini.

Ayat 2-4. Yohanes melihat ada 7 malaikat yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan 7 sangkakala. Lalu ada satu malaikat yang lain pergi ke dekat mesbah dengan pedupaan emas. Pedupaan emas itu diberi kemenyan untuk dipersembahkan bersamaan doa semua orang kudus.

Doa orang kudus adalah persembahan di hadapan Allah. Dalam ritual ibadah di Bait Suci, imam mengambil bara api dari altar korban persembahan di luar bangunan Bait Suci, membawanya untuk membakar kemenyan di altar di dalma bangunan Bait Suci. Altar korban bakaran di luar adalah untuk penebusan/pengampunan dosa, sedangkan altar ukupan di dalam adalah doa kepada Tuhan. Sebelum orang bisa masuk ke hadiran Tuhan untuk berdoa, dia harus lebih dahulu dikuduskan dari dosanya.

Ayat 5-6. Malaikat itu kemudian mengambil pedupaan, mengisinya api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh disertai halilintar dan gempa bumi. Dan ketujuh malaikat itu bersiap untuk menipup sangkakala. Sangkakala yang mendatangkan malapetaka murka dari Allah ke atas bumi. Kalau meterai 1-6 adalah peristiwa-peristiwa yang diijinkan terjadi oleh Tuhan–dan itu belum penumpahan murka Tuhan. Maka sekarang setelah semuanya itu, murka Tuhan ditumpahkan.

Ada keheningan atau kesunyian yang mendahului kedahsyatan pekerjaan Tuhan. Keheningan selama bertahun-tahun, hanya ada suara orang membangun bahtera, sebelum air bah melanda. Ada keheningan 400 tahun, sebelum malaikat Gabriel mendatangi Maria dan Zakaria. Ada keheningan 30 tahun, sebelum Tuhan Yesus mulai menampilkan Diri-Nya. Ada keheningan 3 hari, sebelum Tuhan Yesus bangkit dari kematian.

Penerapan:
Jangan takut dengan kesunyian, sebab dalam kesunyian Tuhan sedang menyiapkan pekerjaan-Nya. Isilah kesunyian itu dengan doa-doa kepada-Nya, seperti asap kemenyan yang membubung naik ke hadapan Tuhan. Ketika waktunya sudah tiba, Tuhan akan bertindak, dan engkau akan melihat pekerjaan-Nya.

Views: 1

This entry was posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu. Bookmark the permalink.