Rela Diuji dan Diluruskan

Lukas 19:28-40

Keempat Injil mencatat peristiwa ini. Berarti ini adalah peristiwa yang sangat penting. Catatan di keempat Injil juga konsisten dalam detil-detilnya: lokasinya di Berfage atau Betania, di Bukit Zaitun; hewan yang ditunggangi adalah seekor keledai muda, sambutan yang meriah dari orang banyak: “Diberkatilah Dia yang datang dalam Nama TUHAN” (Maz. 118:26), yang menyatakan sambutan atas kedatangan Mesias.

Continue reading

Views: 77

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Mempersembahkan Hidup kepada Tuhan

Ibadah Gereja Kristen Kalam Kudus Solo

Roma 12:1-8

Perintah Tuhan melalui Paulus kepada orang percaya–mereka yang sudah menerima kemurahan (mercy: compassion, belas kasihan) Allah, yaitu keselamatan di dalam Kritus (Rom. 11:30-32)–agar menyerahkan hidup mereka sepenuhnya kepada Tuhan, untuk mengikuti kehendak Tuhan secara total–sebab itu adalah kehidupan yang dikehendaki atau yang berkenan (menyenangkan) hati Tuhan.

Continue reading

Views: 56

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Tunduk dan Melayani Raja Yang Penuh Anugerah

Lukas 19:11-27

Dalam catatan Lukas, perumpamaan tentang talenta disampaikan oleh Tuhan Yesus dalam konteks ketika Ia sedang berada di rumah Zakheus, dan di tengah banyak orang yang melihat dan mendengar bahwa “hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah [keluarga Zakheus] ini“; itu konsisten dengan alasan kedatangan-Nya, yaitu untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang (ayat 10).

Continue reading

Views: 69

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Mencari Yang Hilang Agar Diselamatkan

Lukas 19:1-10

Peristiwa pertobatan Zakheus ini seolah menjadi antitesis bagi pertemuan Tuhan Yesus dengan pemimpin yang kaya beberapa waktu yang lalu (Luk. 18:18-23). Ada hal-hal yang mirip, ada hal-hal yang berbeda, bahkan bertolak belakang di antara kedua peristiwa itu. Tetapi, satu hal yang jelas, pertobatan Zakheus menjadi bukti bahwa: sekalipun sangat sulit bagi seorang kaya untuk masuk Kerajaan Allah, namun apa yang mustahil bagi manusia itu tidak mustahil bagi Allah (Luk. 18:24-27).

Continue reading

Views: 50

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Belas Kasihan, Iman, dan Kesombongan

Lukas 18:35-43

Berbagai hal bisa menjadi penghalang orang untuk tekun berseru kepada Tuhan. Dalam perumpamaan sebelumnya, Tuhan Yesus menyebutkan watak si hakim lalim yang tidak peduli itu yang menjadi penghalang. Ketika beberapa orantua ingin anaknya diberkati Tuhan Yesus, manusia–dalam hal ini murid-murid–yang menjadi penghalang. Dan dalam kisah ini, kembali manusia atau lingkungan yang menjadi penghalang seseorang datang kepada Tuhan.

Continue reading

Views: 38

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment