Pikiran yang Tunduk di bawah Firman Tuhan

Lukas 18:31-34

Apa yang membuat seseorang memahami maksud Tuhan? Mengapa–seperti pada kasus para murid ini–seseorang bisa “sama sekali tidak mengerti semuanya itu … tidak tahu apa yang dimaksudkan” (ayat 34), padahal Tuhan sudah mengatakannya dengan bahasa yang lugas, dan sudah diulang beberapa kali. Mengapa masih juga “arti perkataan [Tuhan] itu tersembunyi“?

Continue reading

Views: 63

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Keselamatan Adalah Kasih Karunia

Lukas 18:18-30

Tidak diketahui apa motif pemimpin ini bertanya kepada Tuhan Yesus apa yang harus diperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal. Karena ia sudah merasa melakukan semua hukum Taurat sejak muda (ayat 21), mengapa masih bertanya lagi? Apakah ada kegelisahan di dalam hatinya yang mengatakan semua ketaatannya itu tidak cukup? Ataukah ia mencari konfirmasi atau validasi dari Tuhan Yesus bahwa ia sudah memenuhi syarat untuk memperoleh hidup kekal?

Continue reading

Views: 45

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Seperti Anak Kecil

Lukas 18:15-17

Sebagai Rabbi Agung atau Master Teacher, Tuhan Yesus menggunakan situasi riil yang ada sebagai media untuk mengajarkan kebenaran. Orang-orang yang mendengarkan pengajaran Tuhan Yesus membawa anak-anak mereka yang masih kecil–infants agar dijamah (diberkati) oleh Tuhan Yesus. Murid-murid melarang/menegor para orangtua itu (ayat 15). Tetapi Tuhan Yesus bersikap lain, dan memakai kejadian itu untuk mengajar hal Kerajaan Allah.

Continue reading

Views: 94

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 1 Comment

Orang yang Dibenarkan Tuhan

Lukas 18:9-14

Ada orang-orang yang meyakini diri sendiri bahwa mereka benar atau saleh, dan memperlakukan orang lain dengan cara merendahkan. Dalam terjemahan LAI tertulis: “orang yang menganggap dirinya sendiri benar” (ayat 9). Dalam terjemahan lain tertulis: “people who trusted in themselves that they were righteous” (NASB), atau “who were confident of their own righteousness” (NIV)–merasa dan yakin bahwa dirinya benar di hadapan Tuhan.

Continue reading

Views: 49

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Tekun Berdoa

Lukas 18:1-8

Ajaran Tuhan Yesus: agar murid-murid selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu–at all times they ought to ptay and not to lose heart atau “never give up” (NLT)–ayat 1. Kata yang dipakai adalah “ek” (out of) dan “kakos” (not to lose soul or heart, to be faint, grow weary, to turn out to be a coward, to lose one’s courage, to give up). Terus-menerus berdoa, dan tidak pernah menyerah atau berhenti berdoa.

Continue reading

Views: 30

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment