Jalan Damai atau Konfrontasi

Hakim-hakim 11:12-33

TUHAN mengijinkan cara konflik atau konfrontasi atau cara keras dilakukan. Akan tetapi dilakukan dengan benar: setelah melalui upaya pembicaraan untuk mencari perdamaian, setelah dipastikan bahwa memang posisi kita yang benar di hadapan hukum dan di hadapan TUHAN. Konflik/konfrontasi adalah cara terakhir, dan harus dilakukan dengan tetap tunduk pada prinsip kebenaran TUHAN.

Continue reading

Views: 56

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Perjanjian Tuhan vs Komitmen Manusia

Hakim-hakim 10:17-11:11

Kadang TUHAN memilih orang yang tidak diperhitungkan, bahkan orang yang disingkirkan oleh komunitasnya, untuk dipakai mengerjakan misi-Nya. Kisah Yefta memberi gambaran bagaimana seorang yang ditolak dan disingkirkan oleh keluarga dan masyarakat dipilih dan diangkat oleh TUHAN untuk menjadi pembebas dan pemimpin dari mereka yang pernah menolaknya.

Continue reading

Views: 63

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Mengembalikan Cinta yang Mula-mula

Hakim-hakim 10:6-16

Orang Israel beribadah kepada berbagai macam allah lain: para Baal dan para Asytoret; para allah orang Aram, Sidon, Moab, bani Amon, dan Filistin. Tetapi TUHAN ditinggalkan mereka dan kepada Dia mereka tidak beribadah. Orang Israel bisa menyembah bermacam-macam allah, tetapi tidak mau menyembah TUHAN–yang adalah Allah satu-satunya, yang sudah mengasihi mereka, yang sudah menebus mereka, dan yang sudah terbukti setia kepada mereka.

Continue reading

Views: 72

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Dipakai TUHAN di Jamannya

Hakim-hakim 10:1-5

TUHAN memakai bermacam orang dengan berbagai latar beakang dan potensi/keunikannya masing-masing untuk mengerjakan misi-Nya. Beberapa di catat dengan detil, tetapi ada juga yang dicatat dengan sangat singkat di Alkitab dan sangat umum. Tapi ada satu hal yang sama: TUHAN membangkitkan orang-orang ini untuk menjadi alat-Nya menjawab kebutuhan umat-Nya pada jaman mereka. Tidak harus semuanya spektakuler–ini cara pandang dunia. Yang terpenting: menyeleseikan misi TUHAN untuk jamannya.

Continue reading

Views: 65

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

TUHAN, Sang Pembalas Kejahatan

Hakim-hakim 9:22-57

TUHAN itu adil dan benar. Setiap kejahatan pasti akan dibalasnya, kecuali apabila karena anugerahnya orang yang berbuat jahat itu bertobat–itupun TUHAN tetap menghendaki ia menanggung konsekuensi dari kejahatannya. Itulah hukum TUHAN yang berlaku kepada siapapun, di manapun, dan kapanpun juga. Tidak ada satu orangpun–entah ia orang percaya atau bukan–yang bisa luput dari hukum TUHAN ini (ayat 56-57).

Continue reading

Views: 59

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment