Terang Menyingkapkan Kegelapan

Lukas 23:8-12

Tuhan Yesus dibawa ke hadapan Herodes–yang saat itu berada di Yerusalem, kemungkinan besar untuk merayakan Paskah. Pilatus ingin memindahkan tanggung jawab atas masalah dari tangannya kepada orang lain; biar orang lain yang mengambil keputusan. Dari tangan pemimpin yang tidak mau bertanggung jawab, Tuhan Yesus dibawa kepada pemimpin yang tak bermoral. Herodes ini adalah raja yang membunuh Yohanes Pembaptis untuk menuruti keinginan perempuan yang berzinah dengannya. Kesucian dan kerohanian bukan hal yang bernilai bagi Herodes–kesenangan dan keinginannya yang paling utama.

Continue reading

Views: 41

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Against All Odds, HIS Will Be Done

Lukas 23:1-7

Sanhedrin telah memutuskan bahwa Tuhan Yesus bersalah karena mengaku sebagai Mesias, Anak Allah–itu dianggap sebagai tindakan menghujat Allah, dan pantas untuk mendapat hukuman mati. Menurut Hukum Musa, orang yangterbukti menghujat Nama TUHAN harus dihukum mati dengan cara dilempari batu oleh seluruh jemaat (Ima. 24:16). Tetapi, para pemimpin Yahudi tidak mau melakukan itu, melainkan membawa Tuhan Yesus ke pengadilan Romawi.

Continue reading

Views: 72

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Mereka yang Dikuasai Kegelapan

Lukas 22:63-71

Semalam-malaman Tuhan Yesus diinterogasi di rumah Imam Besar. Karena mereka tidak memperoleh informasi atau pengakuan yang mereka bisa gunakan untuk menjerat Dia, maka orang-orang yang menahan Tuhan Yesus mengolok-olokkan Dia dan memukuli-Nya. Menjadikan Dia bahan permainan, menghina Dia, mengucapkan berbagai hujat kepada-Nya. Para pemimpin agama Yahudi, yang tiampil saleh dan suci, membiarkan penghinaan dan kekerasan kepada Dia dilakukan di hadapan mereka.

Continue reading

Views: 42

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Jalan Pertobatan

Lukas 22:54-62

Tuhan Yesus ditangkap dan dibawa ke rumah Imam Besar (Kayafas). Petrus mengikuti dari jauh. Dalam catatan Yohanes, Petrus bisa masuk ke halaman rumah Imam Besar karena dibawa oleh Yohanes, yang mengenal Imam Besar (Yoh. 18:16). Di tengah-tengah halaman rumah itu, orang memasang api unggun dan mereka duduk mengelilinginya. Sementara Imam Besar mulai menanyai Tuhan Yesus mengenai murid-murid dan ajaran-Nya, Petrus duduk di tengah-tengah orang di sekitar api unggun. Proses penyangkalan sudah dimulai.

Continue reading

Views: 56

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Kasih Tuhan di Tengah Pengkhianatan Manusia

Lukas 22:47-53

Kejadian berlangsung sangat cepat. Ketika Yesus masih berbicara memberi nasihat kepada 3 murid-Nya, datanglah serombongan orang membawa pedang dan pentung (Mat. 26:47). Mereka adalah sepasukan prajurit dan penjaga Bait Allah yang disuruh oleh para pemimpin Agama Yahudi untuk mengangkap Yesus (Yoh. 18:3,12). Mereka mengikuti Yudas yang menjadi petunjuk jalan (ayat 47).

Continue reading

Views: 32

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment