Paskah Terakhir

Lukas 23:44-49

Kegelapan selama 3 jam, dari jam 12 siang sampai jam 3 sore. Kegelapan itu menutupi seluruh daerah itu, sebab matahari tidak bersinar. Di dalam kegelapan selama 3 jam inilah kerya keselamatan Allah melalui persembahan Anak-Nya sebagai korban penebusan dosa terjadi dan digenapi. Ini adalah waktu yang paling gelap bagi Tuhan Yesus, tetapi sebaliknya waktu yang menyingkapkan terang keselamatan bagi manusia.

Continue reading

Views: 80

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Hati yang Melimpah dengan Kasih Allah

Lukas 23:32-43

Tuhan Yesus disalibkan di tempat bernama Tengkorak bersama dua orang penjahat. Para prajurit mendirikan salib Tuhan Yesus di tengah, sementara salib kedua penjahat itu di sebelah kanan dan kiri. Selama sekitar 3 jam Tuhan Yesus tergantung di kayu salib, menjadi tontonan yang memaukan dan sasaran penghinaan banyak orang. Bereberapa jam di dalam kesakitan yang besar, Anak Domba Allah ditonton oleh para malaikat dan roh-roh jahat. Dan Allah Bapa melihat Anak-Nya menyerahkan Diri-Nya menjadi korban penebus dosa.

Continue reading

Views: 53

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Berbelas Kasihan di Tengah Penderitaan

Lukas 23:27-31

Hati Tuhan Yesus yang penuh belas kasihan tidak berubah, sekalipun Ia sedang menanggung penderitaan fisik dan mental yang paling menyakitkan. Sejumlah besar orang mengikuti perjalanan Tuhan Yesus ke Golgota. Di antara orang-orang itu, ada banyak perempuan yang menangisi dan meratapi Dia (ayat 27). Ini adalah respons yang menunjukkan simpati kepada Tuhan Yesus di tengah kebencian, penghinaan, hujatan, dan kutukan kepada-Nya oleh mayoritas orang.

Continue reading

Views: 67

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 1 Comment

Kehinaaan Berujung Kemuliaaan

Luke 23:26-31

Setiap orang yang mau mengikut Kristus, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari, dan mengikut Dia (Luk. 9:23). Di hari itu, Tuhan Yesus menjalani sendiri apa yang diajarkan-Nya kepada murid-murid: Ia memikul salib-Nya–balok kayu besar yang akan dipakai untuk menggantung Tubuh-Nya. Tuhan Yesus sudah lebih dahulu melakukan dan menghidupi apapun yang diajarkan-Nya. Kasih, kemurahan hati, pengampunan, kerendahan hati, penundukan diri, penyerahan total–semua sudah lebih dulu dilakukan-Nya.

Continue reading

Views: 57

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Kehendak-Mulah yang Terjadi

Lukas 23:13-25

Mula-mula Tuhan Yesus diadili oleh Sanhedrin, yaitu para pemimpin agama orang Yahudi. Kemudian Ia dibawa ke hadapan Pilatus, yang mewakili pemerintahan Roma. Setelah itu Dia dihadapkan kepada Herodes, mewakili pemerintahan Israel. Sekarang, Tuhan Yesus dihadapkan kepada orang banyak–publik yang selama ini mengagumi-Nya, yang pernah berharap bahwa Ia adalah Mesias (versi mereka). Tuhan Yesus ditolak oleh semua pihak! ”

Continue reading

Views: 45

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment