Potret Kesombongan Manusia

Ester 1:1-9

Tuhan adalah sumber kehidupan, sumber segala sesuatu. Sudah selayaknya Dia mengerjakan karya yang besar untuk mendemonstrasikan kebesaran, kemuliaan, dan kekuasaan-Nya. Supaya orang melihat, mengalami, dan menyadari Siapa Tuhan, dan sujud menyembah Dia. Tetapi manusia? Ketika segala sesuatu itu berasal dari Tuhan, layakkah manusia memamerkan kekayaan, kemuliaan, dan kekuasaannya kepada orang lain?

Continue reading

Views: 47

Posted in Ester, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Pemulihan TUHAN yang Luar Biasa

Rut 4:13-22

Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi (Maz. 126:1), bisa mewakili apa yang dialami oleh Naomi dan Rut. Setelah 10 tahun pergi dan tinggal di Moab, hidup penuh kepahitan. Namun, ketika kembali ke Betlehem, ke Tanah Perjanjian, dalam hitungan minggu, TUHAN mengaruniakan belas kasihan-Nya yang besar: pemeliharaan dan keberlanjutan keturunan. Mara kembali menjadi Naomi! Tangan yang kosong sekarang kembali penuh berlimpah, karena kemurahan TUHAN.

Continue reading

Views: 198

Posted in Perjanjian Lama, Rut, Saat Teduh | 1 Comment

Antara Akal Sehat, Aturan/Hukum dan Iman

Rut 4:1-12

Sangat baik untuk mengambil keputusan berdasar dua prinsip: (1) apakah keputusan itu melanggar prinsip kebenaran Tuhan? (2) apakah keputusan itu logis, atau bisa diterima dengan pertimbangan akal sehat. Tetapi cara berpikir itu kadang-kadang harus diletakkan di bawah iman–yaitu, ketika Tuhan secara khusus memberikan rhema untuk melakukan sesuatu alternatif. Tuhan tidak pernah salah, Tuhan mengetahui masa depan, dan Tuhan hanya merancang kebaikan bagi umat-Nya.

Continue reading

Views: 88

Posted in Perjanjian Lama, Rut, Saat Teduh | 2 Comments

Diam dan Nantikanlah Tuhan

Rut 3:16-18

Salah satu persoalan manusia adalah: ingin mengendalikan segala sesuatu–menganalisis semua sisi, melakukan tindakan-tindakan untuk memastikan tercapainya rencananya. Ini membuat seseorang sulit untuk diam dan menanti. Ini adalah cerminan dari cara berpikir bahwa ia bisa mengendalikan segala sesuatu–padahal tidak. Juga cerminan kurangnya kepercayaan kepada Tuhan–yang berdaulat dan berkasa atas segalanya. Salah satu disiplin yang harus dipelajari adalah: diam dan menantikan Tuhan.

Continue reading

Views: 61

Posted in Perjanjian Lama, Rut, Saat Teduh | 4 Comments

Karakter yang Kuat di bawah Otoritas TUHAN

Rut 3:7-15

Kualitas seseorang bukan ditentukan oleh penampilan fisik, kekayaan, kekuasaan, atau posisinya di tengah masyarakat, melainkan oleh kekuatan karakternya. Karakter yang kuat dari seseorang meliputi: integritas, kesetiaan, ketekunan, dan sikap yang menghormati dan berbelas kasihan kepada orang lain. Dalam relasi dengan Tuhan, karakter kuat justru terlihat pada kepasrahan dan penudukan di bawah otoritas dan kehendak Tuhan.

Continue reading

Views: 116

Posted in Perjanjian Lama, Rut, Saat Teduh | 4 Comments