Dasar Iman yang Utama

Lukas 4:13-32

Pada hari itu juga, pada hari di mana Tuhan Yesus bangkit, dua orang murid Yesus pergi ke Emaus yang berjarak sekitar 7 mil dari Yerusalem. Sepanjang perjalanan mereka bercakap-cakap (homileo: to converse, berbincang-bincang) dan bertukar pikiran (suzeteo: to investigate jointly, to discuss, mendiskusikan, menyelidiki, menganalisis bersama) tentang semua yang telah terjadi (ayat 13-15). Tanpa mereka duga, sesuatu yang bersar akan terjadi pada mereka.

Continue reading

Views: 51

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Melihat, Mengerti, Mengimani

Lukas 24:9-12

Perempuan-perempuan itu–di dalam ketakjuban dan pasti juga kebingungan/ ketidakmengertian mereka–kembali dari kubur dan memberitahukan apa yang mereka lihat dan mereka dengar kepada rasul-rasul (ayat 9). Dan reaksi para rasul–yang begitu dekat dengan Tuhan Yesus, yang sudah berkali-kali mendengar nubuatan-Nya, yang sudah melihat semua pekerjaan ajaib dan menerima pengajaran-Nya; sehingga mereka adalah orang yang paling tahu bahwa Tuhan Yesus bisa diandalkan dan bisa dipercaya–adalah ketidak percayaan (ayat 11)!

Continue reading

Views: 66

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Tuhan yang Meneguhkan Iman Umat-Nya

Lukas 23:56b-24:8

Para peremuan yang mengikuti Tuhan Yesus sampai ke kubur, menyaksikan bagaimana mayat Tuhan Yesus dibaringkan oleh Yusuf dan Nikodemus. Setelah pulang dari sana, para perempuan itu menyiapkan rempah-rempah dan mur, untuk menyelesaikan perawatan mayat Tuhan Yesus, karena kemungkinan perawatan yang dilakukan sebelum penguburan belum sempurna karena dilakukan dengan terburu-buru dalma waktu yang sempit sebelum Sabat mulai.

Continue reading

Views: 66

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Karya-Nya Terus Berjalan Dalam Senyap

Lukas 23:50-56

Kematian Tuhan Yesus “memunculkan” tokoh yang lain–setelah Simon Kirene, penjahat yang disalib di sebelah kanan Yesus, dan komandan pasukan Romawi, yaitu seorang bernama Yusuf (ayat 50). I berasal dari Arimatea (sebuah kota Yahudi) atau Rama, kota kelahiran Nabi Samuel; seorang yang kaya (Mat. 27:57); anggota Majelis Besar (Sanhedrin) yang terkemuka (Mark. 15:43), dan seorang yang menanti-nantikan Kerajaan Allah atau Mesias (ayat 51).

Continue reading

Views: 80

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Makna Kematian Tuhan Yesus

Lukas 23:47-49

Banyak orang menyaksikan kematian Tuhan Yesus di kayu salib. Mereka melihat bagaimana sikap, respons, dan ucapan Tuhan Yesus selama Ia mengalami kesakitan dan kehinaan, ketika Ia meregang nyawa selama berjam-jam. Dan mereka juga melihat bagaimana alam menjadi gelap gulita, terjadinya gempa (Mat. 27:51). Kematian Tuhan Yesus bukan kematian orang biasa–mereka tidak bisa menyangkal lagi. Maka, ada beberapa respons yang dicatat dalam Injil Lukas.

Continue reading

Views: 58

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment