Cinta dan Kebenaran Firman Tuhan

Lukas 16:14-18

Orang-orang Farisi disebut sebagai “hamba-hamba uang” (ayat 14)–kata yang dipakai philarguros merupakan gabungan kata philos yang berarti sahabat atau mencintai dan arguros, yaitu perak atau uang. Mereka adalah orang-orang yang suka atau mencintai uang. Sangat menarik: Tuhan Yesus memperingatkan murid-murid agar tidak menjadi hamba Mamon, dan orang-orang Farisi disebut sebagai hamba uang.

Continue reading

Views: 85

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Mengelola Resources Tuhan

Lukas 16:1-13

Pada bagian ini Tuhan Yesus mengajar prinsip Kerajaan Allah terkait dengan harta atau sumberdaya (resources). Tuhan Yesus menempatkan orang percaya pada posisi sebagai bendahara (oikonomos: steward, manager, administrator)–ayat 1. Tuhan memberikan harta, waktu, talenta, relasi, dan semua resources yang lain kepada orang percaya untuk dikelola–dan pada suatu saat akan dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan (ayat 2). Perumpaan ini mengajar tentang bagaimana menyikapi sumberdaya yang diberikan oleh Tuhan.

Continue reading

Views: 47

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Hati Tuhan Untuk Para “Farisi”

Lukas 15:11-32

Tuhan Yesus mengajarkan tiga perumpamaan untuk menjawab kritik orang Farisi dan ahli Taurat karena Ia menerima para pemungut cukai dan orang-orang berdosa untuk datang mendekat, bahkan makan bersama mereka. Ketiga ilustrasi itu bertujuan menunjukkan alasan sikap-Nya kepada orang berdosa: karena itulah sikap hati Allah kepada orang-orang berdosa. Pada ilustrasi ketiga, Tuhan Yesus menampilkan kisah tentang tiga tokoh utama: sang bapa, anak sulung, dan anak bungsu.

Continue reading

Views: 62

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Hati Tuhan untuk Orang Berdosa

Lukas 15:1-10

Keyakinan seseorang akan menentukan sikap dan tindakannya. Hanya ketika keyakinan itu diubah, maka sikap dan tindakannya juga akan ikut berubah. Orang Farisi dan Ahli Taurat memiliki keyakinan mengenai kekudusan Tuhan: hidup kudus berarti terpisah dari dosa dan orang berdosa. Keyakinan itu ekstrem dan tidak diimbangi dengan sifat Tuhan yang panjang sabar dan besar kasih setianya kepada semua manusia. Akibatnya: mereka mengkritik Tuhan Yesus yang mau menerima dan bergaul dengan orang-orang berdosa (ayat 1-2).

Continue reading

Views: 58

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Pengikut Palsu

Lukas 14:25-35

Tuhan Yesus tidak mencari pengikut yang banyak, tetapi Ia mencari murid sejati. Ia memberikan syarat-syarat untuk menjadi murid-Nya (ayat 25). Dan Ia meminta orang untuk tidak emosional atau terbawa eforia untuk mengikuti Dia, melainkan agar setiap orang sungguh-sungguh memikirkan dan memperhitungkan sebelum mengambil keputusan untuk menjadi murid-Nya.

Continue reading

Views: 37

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment