Menjadi Pemimpin Pada Zamannya

Hakim-hakim 12:8-15

Pola kehidupan umat TUHAN pada waktu itu disimpulkan dalam Hak. 2:12-19, yaitu: mereka menyembah berhala, maka TUHAN mengijinkan bangsa lain menindas mereka, ketika mereka berseru kepada TUHAN, Ia membangkitkan seorang hakim untuk menyelamatkan mereka, ketika hakim itu mati maka Israel kembali lagi melakukan dosa yang sama–demikian siklus hidup umat TUHAN pada zaman itu.

Continue reading

Views: 51

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Waspada Terhadap Dengki dan Nafsu Persaingan

Hakim-hakim 12:1-7

Perbuatan daging akan membawa kebinasaan (Gal. 6:8). Ada sifat-sifat kedagingan yang ditunjukkan oleh orang Efraim di bagian ini: dengki, amarah, percideraan, dan roh pemecah. Dan ketika mereka menabur perbuatan-perbuatan daging itu, mereka menuai kebinasaan. Mungkin selama ini mereka merasa aman hidup dengan sifat-sifat kedagingan itu, karena mereka suku yang kuat dan disegani. Tetapi, akan ada waktunya TUHAN menurunkan malapetaka atas mereka yang menabur kedagingan.

Continue reading

Views: 40

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Penuhi Semua Janji/Komitmenmu

Hakim-hakim 11:34-40

TUHAN adalah Allah yang setia. Ia berjanji, dan pasti menepati. “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” (Bil. 23:19). TUHAN menuntut umat-Nya juga setia: menepati janji yang diucapkan kepada Tuhan. Salah satu kriteria memenuhi kekudusan TUHAN adalah: “berpegang pada sumpah, walaupun rugi” (Maz. 15:4).

Continue reading

Views: 41

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Jalan Damai atau Konfrontasi

Hakim-hakim 11:12-33

TUHAN mengijinkan cara konflik atau konfrontasi atau cara keras dilakukan. Akan tetapi dilakukan dengan benar: setelah melalui upaya pembicaraan untuk mencari perdamaian, setelah dipastikan bahwa memang posisi kita yang benar di hadapan hukum dan di hadapan TUHAN. Konflik/konfrontasi adalah cara terakhir, dan harus dilakukan dengan tetap tunduk pada prinsip kebenaran TUHAN.

Continue reading

Views: 43

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Perjanjian Tuhan vs Komitmen Manusia

Hakim-hakim 10:17-11:11

Kadang TUHAN memilih orang yang tidak diperhitungkan, bahkan orang yang disingkirkan oleh komunitasnya, untuk dipakai mengerjakan misi-Nya. Kisah Yefta memberi gambaran bagaimana seorang yang ditolak dan disingkirkan oleh keluarga dan masyarakat dipilih dan diangkat oleh TUHAN untuk menjadi pembebas dan pemimpin dari mereka yang pernah menolaknya.

Continue reading

Views: 54

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment