Pemecahan Masalah yang Sempurna Hanya dari TUHAN

Hakim-hakim 21:1-25

Orang yang tidak beribadah kepada TUHAN, yang hidupnya tidak berjalan bersama TUHAN, akan membuat keputusan-keputusan sendiri. “Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.” (ayat 25). Keputusan/pilihan/cara yang kelihatannya baik dan bisa memecahkan masalah, tetapi bukan yang terbaik dan sempurna, sebab TUHAN tidak dilibatkan di sana. Keputusan itu biasanya akan mendatangkan penyesalan, dan menimbulkan persoalan yang baru.

Continue reading

Views: 995

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 1 Comment

Carilah Dahulu Kerajaan Allah dan Kebenarannya, maka …

Hakim-hakim 20:1-48

Rentetan peristiwa yang menggelinding seperti bola salju. Urusan yang semula domestik, menjadi masalah komunitas, dan akhirnya memuat pecah perang saudara yang melibatkan seluruh bangsa. Ketika TUHAN tidak dilibatkan di dalam mengambil keputusan, sementara tidak seorangpun tahu apa konsekuensi-konsekuensi dari keputusan itu di masa depan. Di sisi lain, TUHAN bisa memakai satu peristiwa untuk membongkar dosa atau kejahatan yang sudah mengakar kuat dalam diri seseorang atau suatu komunitas.

Continue reading

Views: 40

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Potret Hidup yang Dikuasai Kedagingan

Hakim-hakim 19:1-30

Kemerosotan spiritual akan menghasilkan kemerosotan moral, bangsa yang seharusnya menyembah TUHAN dan memiliki standar moral yang tinggi–melebihi bangsa-bangsa lain di sekitarnya–justru menunjukkan kejahatan dan kekejaman yang luar biasa. Bahkan dalam nubuatan nabi Hosea, dituliskan “Busuk sangat perbuatan mereka seperti pada hari-hari Gibea” (Hos. 9:9). Bangsa yang menyeleweng dari TUHAN akan punya kehidupan dengan tata nilai yang kacau, tentang kekudusan, tentang kebenaran, dan keadilan. Pasal ini dimulai dengan frasa: “ketika tidak ada raja di Israel”–semua orang hidup menurut pendapat dan keinginannya sendiri; hasilnya: hukum rimba.

Continue reading

Views: 53

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Bahaya Hidup yang Terisolasi

Hakim-hakim 18:27-31

Ketika seseorang atau sekelompok orang mengisolasi diri dari orang lain dan lingkungannya, karena merasa cukup dengan diri sendiri dan tidak membutuhkan orang lain; maka ia sebenarnya ada di dalam situasi yang berbahaya dan berrisiko. Kondisi terisolasi membuka peluang serangan musuh, karena musuh tahu bahwa tidak akan ada orang yang membantu–karena tidak ada relasi atau pergaulan dengan orang lain atau komunitas di luar mereka sendiri.

Continue reading

Views: 70

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Ketika Bukan TUHAN yang Membangun Rumah …

Hakim-hakim 18:13-26

Ketika orang membangun sesuatu di luar rencana TUHAN, dengan ide, keinginan, dan cara, dan kemampuannya sendiri, maka apa yang dibangunnya itu sesungguhnya sangat rapuh. Setiap saat apa yang sudah susah payah dibuatnya itu bisa hilang: bisa karena pengkhianatan orang dalam, yang tergiur dengan tawaran yang lebih menarik dari pihak lain; bisa karena ada yang merampas dengan paksa karena mereka punya kekuatan yang lebih besar. Tidak ada TUHAN yang menjaga dan membela! “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.” (Maz. 27:1).

Continue reading

Views: 61

Posted in Hakim-hakim, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 4 Comments