Firman TUHAN Tetap Selamanya

Zakharia 1:1-6

TUHAN telah sangat marah kepada leluhur umat TUHAN, karena itu, sekarang firman TUHAN kepada umat-Nya adalah: “Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepada-Mu; jangan seperti leluhurmu yang tidak mau mendengarkan dan mentaati TUHAN melalui nubuatan para nabi.” (ayat 1-4). Pengalaman masa lalu–terutama disiplin dan murka Tuhan atas dosa yang dilakukan harus menjadi peringatan keras, agar tidak mengulangi atau melakukan dosa yang sama.

Continue reading

Views: 35

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

Ketika Seorang Pemimpin Jatuh dalam Dosa

Ezra 10:7-44

Ada waktunya pengakuan dosa dilakukan dihadapan orang lain atau dihadapan jemaat, ketika dosa itu serius dan dosa itu dilakukan oleh orang yang tergolong sebagai pemimpin. Tidak hanya pengakuan dosa secara verbal atau tertulis, tetapi juga menjalankan suatu tindakan/perbuatan sebagai bukti penyesalan dan pertobatan dosa. Konsekuensi dosa pasti menimbulkan kesedihan, tetapi lebih penting untuk dipulihkan sebagai umat yang kudus. Tuhan bertanggung jawab atas apa yang diperintahkan-Nya.

Continue reading

Views: 32

Posted in Ezra, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Pemimpin yang Inspiratif dan Berintegritas

Ezra 10:1-6

Perbuatan/perilaku seorang pemimpin menjadi trigger bagi umat untuk bergerak. Ezra berdoa dan mengaku dosa sambil menangis bersujud di sepan Rumah TUHAN. Itu membat banyak orang berhimpun dalam jumlah yang sangat besar–laki-laki, perempuan, dan anak-anak–yang juga turut menangis dengan suara keras (ayat 1). Dari antara orang banyak itu, tampillah Sekhanya yang berbicara mewakili semua orang yang berduka (ayat 2)–sikap/tindakan pemimpin menginspirasi orang untuk bangkit dan maju memimpin juga.

Continue reading

Views: 38

Posted in Ezra, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Ketika Para Pemimpin Melakukan Dosa

Ezra 9:1-15

Umat TUHAN kembali menjalani hidup yang dipulihkan, mereka pulang dari tanah pembuangan dan perbudakan Babel, Bait Allah sudah berdiri untuk beribadah, dan tembok kota Yerusalem dan Yehuda sudah dibangun kembali (ayat 9). Secara lahiriah, kehidupan umat TUHAN menunjukkan anugerah Allah yang besar dilimpahkan kepada mereka. Tetapi, pemulihan secara lahiriah tidak selalu seiring dengan pemulihan batin atau kerohanian mereka. Pemulihan dan kelepasan total dari perbudakan daging dan dosa itu tetap menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan–tak pernah selesai (berakhir).

Continue reading

Views: 59

Posted in Ezra, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Iman, Integritas, dan Akuntabilitas

Ezra 8:21-36

Ezra telah menyatakan imannya kepada TUHAN di hadapan raja, yaitu keyakinan bahwa TUHAN akan memberi anugerah dan menyertai dan melindungi mereka yang mencari Dia. Ezra merasa malu untuk meminta pengawalan dari raja, sebab dengan demikian ia mengingkari imannya sendiri–tidak yakin bahwa TUHAN saja sudah cukup, dan tidak perlu sumber perlindungan yang lain (ayat 22).

Continue reading

Views: 88

Posted in Ezra, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment