Peringatan tentang Nubuat Palsu

Kebaktian GKJ Nusukan

Yeremia 23:23-32

Di tengah umat TUHAN muncul orang-orang yang mengaku atau mengangkat dirinya sebagai nabi, dan menyatakan perkataan-perkataan nubuat yang mereka klaim berasal dari TUHAN–padahal TUHAN tidak pernah memanggil mereka menjadi nabi dan tidak pernah memberikan perkataan-Nya kepada mereka. Ini adalah sikap TUHAN kepada nabi-nabi palsu itu.

Continue reading

Views: 63

Posted in Homili, Perjanjian Lama, Yeremia | 2 Comments

Hikmat Sejati, Hikmat Illahi

Yakobus 3:13-18

Tuhan tidak pernah memisahkan antara hikmat/pengetahuan dari karakter seseorang. Sementara dunia ini justru mengatakan bahwa: tidak apa-apa punya watak yang buruk asal dia pandai atau berpengetahuan. Akibatnya: orang pandai justru berbuat jahat, guru besar menjadi sombong dan menindas, orang berilmu mendatangakan kerusakan, bukan kedamaian hidup, perkataan para ahli justru menimbulkan keresahan dan kegaduhan.

Continue reading

Views: 78

Posted in Saat Teduh, Yakobus | 2 Comments

Pentingnya Pengendalian Lidah

Yakobus 3:1-13

Yakobus melihat ada banyak di antara anggota jemaat yang ingin menjadi guru (ayat 1). Mengapa banyak orang ingin menjadi guru dan mengajarkan firman Tuhan? Kemungkinan ada banyak orang yang ingin dipandang tinggi oleh orang lain, ingin mendapatkan penghormatan sebagaimana seorang Rabbi. Jadi motivasinya kemungkinan bercampur dengan mencari pujian atau kekaguman orang lain.

Continue reading

Views: 61

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yakobus | Leave a comment

Tindakan Nyata sebagai Bukti Iman

Yakobus 2:14-26

Melalui Yakobus, Tuhan menegor jemaat yang tidak menunjukkan atau membuktikan iman mereka di dalam perbuatan atau tindakan nyata. Kalimat kuncinya ada di ayat 18: “… aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku“. Iman tidak menyelamatkan, namun iman yang benar atau sejati akan muncul di dalam perbuatan–perbuatan adalah buah dari iman yang sejati; iman akan menghasilkan perbuatan (ayat 14-18).

Continue reading

Views: 49

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yakobus | Leave a comment

Jangan memandang Muka!

Yakobus 2:1-13

Yakobus mengajarkan bagaimana mengimplementasikan iman di dalam tuindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara hidup yang dikritiknya adalah: perilaku memandang muka di antara jemaat–di mana jemaat menghormati orang yang kaya, tapi menghina/meremehkan orang yang miskin. Perilaku yang dianggap manusiawi atau lazim di dunia itu dinilai merupakan sebuah dosa serius di hadapan Tuhan.

Continue reading

Views: 48

Posted in Saat Teduh, Yakobus | Leave a comment