Tentang Perceraian

Matius 19:1-11

Tuhan Yesus pindah dari Galelia ke wilayah Yudea di seberang Sungai Yordan. Orang banyak mengikuti Dia, dan Dia menyembuhkan banyak orang di sana. Di tengah pelayanan mengajar dan menyembuhkan orang itu, beberapa orang Farisi menemui Dia untuk mencobai/menguji/mencari kesalahan dengan pertanyaan: Apakah sesuai hukum kalau seorang laki-laki menceraikan istrinya berdasar alasan apapun juga?

Continue reading

Views: 74

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 4 Comments

Pelita dan Ukuran: Bagaimana Merespons Firman Tuhan

Markus 4:21-25

Dalam Injil Markus dan Lukas (8:16-18), Tuhan Yesus memberikan perumpamaan pelita dan ukuran ini setelah Ia menjelaskan arti dari perumpamaan seorang penabur. Kalau perumpamaan tentang penabur berisi pengajaran tentang macam atau jenis hati orang yang ditaburi kebenaran firman Tuhan dan apa yang terjadi dengan firman Tuhan dalam hidup mereka, maka perumpamaan tentang pelita dan ukuran ini mengajar tentang bagaimana seseorang seharusnya merespons rahasia firman Tuhan yang sudah diterimanya.

Continue reading

Views: 113

Posted in Markus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 1 Comment

Melayani dengan Kuasa Tuhan

Matius 14:14-21

Ketika Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di tempat yang sunyi–untuk menyingkir dari Herodes, Ia melihat orang banyak sudah menunggu-Nya. Mereka mengikuti-Nya mengambil jalan darat dari kota-kota mereka. Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.

Continue reading

Views: 85

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Penyebab Penolakan

Matius 13:53-58

Tuhan Yesus datang ke Nazaret dan mengajar di dalam rumah ibadat. Respons dari orang-orang Nazaret adalah: mereka kecewa dan menolak dia (skandalidzo); mereka tidak percaya kepada-Nya, tidak bisa percaya dan menerima bahwa Ia adalah Mesias. Karena itu Tuhan Yesus tidak mengerjakan banyak mujizat di Nazaret.

Continue reading

Views: 47

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Nilai Kerajaan Allah

Matius 13:44-53

Ada tiga perumpamaan lagi yang Tuhan Yesus ajarkan mengenai Kerajaan Sorga: orang yang mendapatkan harta/mutiara, pukat berisi berbagai ikan, dan perbendaharaan harta yang baru. Perumpamaan tentang pukat, menggambarkan proses pemilahan orang benar dan orang tidak benar di akhir zaman, yang merupakan gagasan yang sama dengan perumpaan gandum dan ilalang (Mat 13:24-30). Saat ini Gereja isinya sebenarnya masih bercampur antara anak Allah yang sejati dan yang bukan–pada waktu-Nya nanti, Tuhan akan memisahkan di antara keduanya.

Continue reading

Views: 48

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment