Category Archives: Perjanjian Lama

Membangun Komitmen

Keluaran 24:1-18 Betapa dahsyat pertemuan Tuhan dengan bangsa Israel. Tuhan menyatakan diri secara fisik di Gunung Sinai, bangsa Israel dapat melihat dengan mata mereka realitas Tuhan yang Mahabesar. Tuhan berbicara langsung, suaraNya dapat didengar secara langsung dengan telinga bangsa Israel. … Continue reading

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Berjalan Bersama Tuhan

Keluaran 23:20-33 Tuhan tidak membiarkan umatNya berjalan sendiri ke tujuan yang dijanjikanNya. Tuhan memberikan penyertaanNya kepada mereka, untuk memastikan mereka akan sampai ke tempat yang sudah disiapkan oleh Tuhan. Bentuk penyertaan Tuhan bagi umatNya: (1) malaikat yang berjalan di depan … Continue reading

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Relasi Bangsa yang Kudus

Keluaran 22:16-31 Tuhan memberikan hukum-hukum agar umatNya memiliki pola/gaya hidup sebagai bangsa yang kudus dalam aspek relasi dengan Tuhan (ibadah, korban, okultisme), relasi dengan sesama (pernikahan, hubungan kerja, utang-piutang), dan urusan dengan diri sendiri (seksualitas, makanan). Views: 34

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Hormati Hak Milik Sesama

Keluaran 22:1-15 Tuhan itu adil. Hukum Tuhan diberikan untuk melindungi umat Tuhan, untuk memberikan kepastian keadilan kepada umat Tuhan. Tuhan melindungi hak milik umatNya, Tuhan melindungi kehormatan (dignity) umatNya, dan Tuhan memberikan jalan bagi pengampunan dan rekonsiliasi konflik di antara … Continue reading

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Menghargai Hidup Manusia

Keluaran 21:1-36 Setelah memberikan 10 hukum utama, Tuhan menyatakan hukum-hukum yang lebih praktis kepada bangsa Israel. Bagian ini menguraikan hukum-hukum Tuhan terkait dengan hamba/budak, tentang tindak kekerasan, dan tentang perbuatan atau keadaan yang menyebabkan luka atau kematian. Hukum-hukum ini mencerminkan … Continue reading

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments