Pengudusan Dimulai dari Para Pemimpin Agama

Maleakhi 3:1-5

Tujuan Tuhan datang untuk melakukan pengudusan, adalah supaya umat-Nya kembali layak di hadapan-Nya, dan ibadah mereka berkenan kepada-Nya. Pengudusan dimulai dari para pemimpin agama dan para imam, sebab mereka menjadi faktor utama–dengan pengajaran dan cara hidup mereka–yang membuat umat Tuhan mengalami kesesatan. Tuhan akan menguduskan para imam lebih dahulu.

Continue reading

Views: 186

Posted in Maleakhi, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 6 Comments

Waspada kepada Muslihat Kemunafikan

Maleakhi 2:10-17

Tipuan yang paling mankutkan adalah: ketika orang merasa benar dan merasa diperkenan Tuhan, sementara dia hidup di dalam dosa. Tipuan yang mengatakan bahwa orang bisa punya kehidupan ganda–di satu sisi hidup di dalam dosa, di sisi lain tetap melakukan ibadah dan aktivitas rohani; dan merasa bahwa Tuhan baik-baik saja dengan hidup munafik seperti itu. Padahal, sebenarnya Tuhan murka kepada kemunafikan.

Continue reading

Views: 131

Posted in Maleakhi, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 6 Comments

Tuntutan Kekudusan bagi Para Imam

Maleakhi 2:1-9

Peringatan khusus dari TUHAN untuk para imam: Pertama, apabila mereka tidak menghormati nama TUHAN–maka TUHAN akan mengirimkan kutuk kepada mereka, dan membuat berkat-berkat yang mereka ucapkan menjadi kutuk bagia yang menerimanya (ayat 1-2). Tidak hanya hidup mereka akan dikutuk oleh TUHAN, tetapi perkataan/pengajaran/berkat mereka juga akan menjadi kutuk bagi jemaat. Ketika hidup seorang imam tidak menghormati TUHAN, maka perkataannya akan tidak memberkati, tapi justru mendatangkan kutuk.

Continue reading

Views: 126

Posted in Maleakhi, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 6 Comments

Melakukan yang Terbaik adalah Bukti Rasa Hormat

Maleakhi 1:6-14

Penghargaan dan rasa hormat kepada TUHAN itu diwujudkan dalam sikap dan pemberian yang terbaik kepada TUHAN di dalam ibadah dan persembahan. Orang yang bersikap sembarangan dan adanya, bahkan meremehkan untuk memberikan yang terbaik bagi TUHAN, adalah orang yang tidak hormat dan tidak takut kepada TUHAN. Hati yang menghargai dan mengutamakan seseorang akan tercermin dari tindakan dan sikap kita kepada orang itu. Bagaimana memperlakukan TUHAN? Bagaimana memperlakkan orang lain? Itu cermin hati kita yang sebenarnya.

Continue reading

Views: 110

Posted in Maleakhi, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 5 Comments

Ingat Kasih-Nya, Ingat Anugerah-Nya

Maleakhi 1:1-5

TUHAN Mahabesar sampai di luar daerah Israel–adalah ungkapan yang layak diserukan tentang Dia. Sebab sesungguhnyalah TUHAN menguasai segala sesuatu–kekuasaannya tidak terbatas atas umat-Nya, tetapi atas segala bangsa. Sekalipun bangsa-bangsa tidak mengenal, tidak mengakui dan tidak menyembah TUHAN, tetapi TUHAN tetap berkuasa atas mereka. Berbeda dengan raja aau pemimpin yang kekuasaannya dibatasi wilayah–sehingga tidak berlaku bagi wilayah lain–kekuasaan TUHAN berlaku atas segala bangsa.

Continue reading

Views: 44

Posted in Maleakhi, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment