Mengamini Janji Tuhan

Galatia 3:15-18

Paulus mejelaskan kepada jemaat Filipi bahwa perjanjian yang dibuat oleh Tuhan dengan Abraham tidak dapat dibatalkan oleh apapun–termasuk oleh Hukum Taurat. Perjanjian dengan Abraham itu didasari oleh iman Abraham yang diperhitungkan Tuhan sebagai kebenaran, bukan karena perbuatan Abraham. Dan perjanjian Tuhan dengan Abraham itu menunjuk kepada satu keturunan Abraham, bukan banyak keturunan, dan itu menunjuk kepada Kristus.

Continue reading

Views: 906

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Mengamini Janji Tuhan

Makna Kehidupan dan Kematian Kristus

Galatia 3:13-14

Orang tidak mungkin dibenarkan denga melakukan Hukum Taurat, sebab untuk dibenarkan, orang harus melakukannya dengan sempurna, dan tidak ada satu orangpun di dunia ini yang memenuhi syarat tersebut, kecuali satu: Tuhan Yesus Kristus. Tetapi, dengan kesempurnaan-Nya mentaati Taurat, hanya Dia yang “dibenarkan”, dan tidak ada gunanya bagi semua orang. Maka, Kristus tidak hanya Manusia sempurna, tetapi Ia menjadi jalan keselamatan dengan menanggung kutuk yang seharusnya ditanggung manusia, sehingga mereka bisa dibenarkan oleh Allah.

Continue reading

Views: 893

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Makna Kehidupan dan Kematian Kristus

Anugerah Tuhan untuk Manusia yang Tak Sempurna

Galatia 3:10-12

Menjawab keyakinan orang Yahudi bahwa orang dibenarkan karena melakukan Hukum Taurat, Paulus membuktikan bahwa Hukum Taurat tidak bisa memebnarkan, justru malah menghakimi dan menghukum orang. Paulus juga membuktikan bahwa, bahkan ketikas pada masa sebelum Mesias hadir, sejarah hidup umat Tuhan dan penyataan para nabi menunjukkan bahwa bukan perbuatan, melainkan iman kepada Tuhanlah yang membenarkan/menyelamatkan.

Continue reading

Views: 944

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Anugerah Tuhan untuk Manusia yang Tak Sempurna

Dibenarkan Karena Iman kepada Tuhan

Galatia 3:6-9

Abraham adalah tokoh utama dalam sejarah umat Tuhan. Ia adalah bapa segala orang beriman. Ia menjadi nenek moyang orang Yahudi–sehingga mereka, orang Yahudi, menyebut diri sebagai keturunan Abraham. Paulus memberikan ilustrasi hidup Abraham sebagai argumen atas Injil, bahwa keselamatan itu karena iman, bukan karena melakukan hukum Taurat.

Continue reading

Views: 911

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Dibenarkan Karena Iman kepada Tuhan

Tidak Ada yang Kebal terhadap Penyesatan

Galatia 1:1-5

Setelah mengkritik sikap dan tindakan Petrus dan beberapa orang percaya Yahudi lain yang bertentangan dengan Injil–sebagai argumen kebenaran Injil satu-satunya yang diberitakan oleh para Rasul, sekarang Paulus dengan keras menegor jemaat Galatia. Inti tegoran Paulus adalah: bagaimana mungkin jemaat Galatia yang sudah mengalami banyak sekali (keselamatan, anugerah Roh, dan mujizat) karena iman mereka, sekarang bisa disesatkan oleh pengajaran yang mengatakan mereka harus juga melakukan Hukum Taurat.

Continue reading

Views: 933

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Tidak Ada yang Kebal terhadap Penyesatan