Panggilan Pelayanan yang Sejati

Galatia 1:11-24

Pelayanan itu harus berasal dari Tuhan. Manusia–sebagai individu maupun organisasi–tidak bisa menginisiasi dan memulai pelayanan dari diri mereka sendiri. Tuhan yang memilih, memanggil, melengkapi, mengutus, menyertai dan menghasilkan buah. Gerakan atau pelayanan yang berasal dari manusia tidak akan berkenan kepada Tuhan–semulia apapun motif dan niatnya. Sebab ini pekerjaan Tuhan, bukan pekerjaan manusia.

Continue reading

Views: 2427

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 1 Comment

Gentar kepada Firman Tuhan, Cegah Kemurtadan

Galatia 1:6-10

Salah satu–bahkan yang utama–strategi Si Jahat untuk menjatuhkan umat Tuhan adalah melalui pengajaran sesat, mempertanyakan firman Tuhan, membuat orang ragu dan kemudian berbalik dari firman Tuhan. Iblis melakukannya untuk menyesatkan manusia pertama: dimulai dengan pertanyaan: “Tentulah Allah berfirman …” (Kej. 3:1) atau dalam terjemahan lain “Did God really say …” (NIV). Dan strategi itu manjur, banyak orang teperdaya dan menjadi murtad.

Continue reading

Views: 632

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 38 Comments

Dasar Pelayanan yang Benar

Galatia 1:1-5

Ayat 1. Paulus memperkenalkan dirinya sebagai rasul, “bukan karena manusia (sent not from men–NIV)”. Paulus menjadi rasul bukan karena dipilih dan ditetapkan oleh orang-orang atau organisasi–termasuk gereja; berbeda dengan Matias, misalnya, yang ditetapkan oleh kumpulan murid-murid Yesus (Kis. 1:15-26). Di dunia berlaku praktik sekumpulan orang atau organisasi memilih dan menetapkan seorang menduduki jabatan tertentu–dengan beragam mekanismenya. Kerasulan Paulus tidak melalui proses seperti itu.

Continue reading

Views: 46

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Doa yang Efektif

Yakobus 5:16-20

Dalam tradisi gereja–salah satunya ditulis oleh Eusebius dari Kaisarea–jemaat memberi julukan “Si Lutut Onta” kepada Yakobus, mengacu kepada kedua lututnya yang sampai menjadi keras (kapalan) karena ketekunannya bersujud untuk berdoa. Yakobus adalah”ahli” berdoa, dan ia pada bagian ini dipakai Tuhan untuk mengajar jemaat tentang doa yang benar dan berkuasa.

Continue reading

Views: 1748

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yakobus | 1 Comment

Penerapan Ketekunan Iman dalam Jemaat

Yakobus 5:12-16

Menerapkan ketekunan dalam penderitaan dalam konteks jemaat/gereja terwujud di dalam relasi antar orang percaya. Integritas di dalam perkataan dan percakapan, sikap sensitif kepada situasi dan kondisi orang lain, serta bagai bersikap mendukung orang lain yang sedang mengalami penderitaan. Yakobus mengajarkan prinsip-prinsip kebenaran Tuhan dalam bagian ini.

Continue reading

Views: 361

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yakobus | 3 Comments