Category Archives: Saat Teduh

Sifat TUHAN Dalam Hukum-hukum-Nya

Ulangan 21:10-23 etetapan-ketetapan TUHAN mencerminakan sifat TUHAN. Semua ketetapan yang diperintahkan oleh TUHAN kepada umat-Nya menunjukkan sifat-Nya yang kudus, benar, dan adil–sehingga setiap dosa akan mendapat hukuman atau konsekuensinya. Pada saat yang sama, ketetapan-ketetapan TUHAN juga menunjukkan sifat-Nya yang murah … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Ulangan | 2 Comments

TUHAN Menuntut Pertangungjawaban Atas Nyawa Manusia

Ulangan 21:1-9 adang TUHAN, Sang Mahatahu, di dalam hikmat-Nya mengijinkan ada pembununhan yang tidak terungkap (ayat 21); mengijinkannya sebagai misteri. Tidak semua pertanyaan harus ada jawabannya. Ketika ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab, maka sikap yang benar adalah: percaya kepada … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Ulangan | Leave a comment

Prinsip Peperangan TUHAN

Ulangan 20:1-20 da masanya umat TUHAN harus berperang. Ketika merebut Tanah Perjanjian, ketika menghadapi musuh yang datang–tidak ada pilihan lain kecuali maju berperang melawan mereka. Perang karena TUHAN atau Holy War dimungkinkan untuk terjadi. Meskipun demikian, TUHAN memberikan aturan atau … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Ulangan | Leave a comment

TUHAN Menegakkan Keadilan

Ulangan 19:14-21 elain tindakan menghilangkan nyawa orang lain, TUHAN memberikan ketetapan khusus terkait kejahatan mencaplok tanah hak orang lain dan fitnah atau tuduhan palsu kepada orang lain. Kedua praktik ini merupakan kejahatan di mata TUHAN dan mendatangkan akan mendatangkan hukuman … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Ulangan | 2 Comments

Menghargai Nyawa Manusia

Ulangan 19:1-13 alah satu prinsip fundamental yang ditetapkan TUHAN bagi umat-Nya adalah: penghargaan kepada nyawa manusia. Setiap orang yang menghilangkan nyawa sesamanya harus mempertanggung jawabkan tindakannya itu. Apabila orang itu memang sengaja dan bermaksud jahat untuk membunuh orang lain, maka … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Ulangan | Leave a comment