Category Archives: Perjanjian Baru

Dengarkanlah Peringatan-Nya!

Lukas 21:20-24 uhan Yesus kemudian menubuatkan secara khusus tentang kehancura Yerusalem dan Bait Allah. Tidak hanya tanda-tanda kedatangannya dan apa yang akan terjadi, tetapi juga apa yang harus dilakukan oleh murid-murid ketika hari itu tiba supaya mereka tidak perlu mengalami … Continue reading

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Berserah dan Tunduk kepada Tuhan yang Berdaulat

Lukas 21:12-19 uhan Yesus menyatakan tanda keempat, yang akan terjadi sebelum ketiga tanda yang telah disebutkan-Nya itu muncul: murid-murid akan mengalami penganiayaan karena iman mereka kepada Yesus–“oleh karena Nama-Ku” (ayat 12). Bukan karena hidup mereka jahat atau melanggar hukum, tetapi … Continue reading

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Iman yang Kokoh di Tengah Turbulansi Dunia

Lukas 21:7-11 endengar pernyataan Tuhan Yesus bahwa di masa depan Bait Allah yang kokoh itu akan dihancurkan total, murid-murid bertanya kepada Tuhan Yesus dua pertanyaan: kapan itu akan terjadi dan apa tanda-tandanya kalau itu akan terjadi (ayat 7). Pertanyaan ini … Continue reading

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Kekuatan dan Keabadian Tuhan, Kerapuhan dan Kefanaan Manusia

Lukas 21:5-6 i tengah kompleks Bait Allah, beberapa orang mengagumi bangunan Bait Allah yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan. Dalam catatan Markus 13:1, salah seorang murid-Nya mengungkapkan kekaguman kepada bangunan Bait Allah. Dalam catatan Matius … Continue reading

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Formalitas Tanpa Beban atau Pengorbanan

Lukas 21:1-4 uhan Yesus–Sang Guru Agung–menggunakan apa yang terjadi di sekitar-Nya dan murid-murid-Nya untuk mengajar. Di Bait Allah, Tuhan Yesus melihat bagaimana orang-orang memberikan persembahan ke dalam peti persembahan (ayat 1-2). Ia kemudian menyatakan komentar-Nya atas kejadian itu. Views: 50

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments