Author Archives: Mathetes

Bukan lagi budak

“So you are no longer a slave, but a son; and since you are a son, God has made you also an heir. ” (Galatians 4:7). Seorang anak yang belum dewasa harus tunduk di bawah berbagai macam aturan. Namun, ketika … Continue reading →

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Hidup Rohani vs Kedagingan

“Are you so foolish? After beginning with the Spirit, are you now trying to attain your goal by human effort?” (Gal. 3:3). Bagaimana melanjutkan perjalanan untuk mencapai kedewasaan rohani bukan dengan menggunakan kekuatan atau cara manusia? Bagaimana mencapai tujuan hidup … Continue reading →

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Ketika reputasi dan relasi berhadapan dengan kebenaran

Petrus ditegur dimuka umum karena ia dinilai telah melakukan tindakan yang munafik. Petrus tidak ingin orang dari memiliki penilaian negatif tentang dirinya; ia ingin menjaga nama baiknya–namun dengan cara yang salah. Dampaknya menjadi sangat kuat karena Petrus dipandang sebagai pemimpin; … Continue reading →

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Who am I?

“Paul, an apostle–sent not from men nor by man, but by Jesus Christ and God the Father …” (Gal. 1:1) Kesadaran akan identitas/jati diri akan mempengaruhi kehidupan: cara pandang, cara berpikir, tata nilai, tindakan, dan perilaku. Paulus sadar penuh akan … Continue reading →

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Doa menjelang tidur

Bahan bacaan: Lukas 23:44-56. Anak-anak Israel, saat berangkat tidur, biasanya akan mengucapkan doa yang diambil dari Mazmur 31:6, ” Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku.” Doa yang sama diserukan oleh Anak Allah, saat Ia menyerahkan nyawa-Nya di atas kayu salib. Ini … Continue reading →

Posted in Lukas, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment