Author Archives: Mathetes

Mengingat Perbuatan Tuhan Di Masa Lampau

Mazmur 77:1-21 uhan sering memerintahkan umat-Nya untuk membuat peringatan. Ada yang berupa tugu atau monumen. Ada yang berupa catatan yang harus diceritakan dari generasi ke generasi. Ada pula yang berupa pratek ritual yang harus dilakukan oleh umat-Nya. Tujuannya: agar umat-nya … Continue reading

Posted in Mazmur, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Tuhan yang Terlalu Besar untuk Dilawan

Mazmur 76:1-13 azmur ini bercerita tentang TUHAN yang menjatuhkan hukuman kepada pasukan musuh yang melawan Yerusalem, tempat kediaman TUHAN. Beberapa penafsir mengkaitkan mazmur ini dengan peristiwa di zaman Raja Hizkia (2 Raja 19:35), ketika Yerusalem dikepung Asyur, keluarlah Malaikat TUHAN … Continue reading

Posted in Mazmur, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Doa Kepada TUHAN, Hakim Yang Adil

Mazmur 75:1-11 i tengah situasi yang mungkin sulit bagi umat TUHAN, Pemazmur melihat TUHAN sebagai Hakim yang akan menyatakan keadilan-Nya pada waktunya. TUHAN tidak tinggal diam, TUHAN tidak ada di tempat yang jauh, tetapi TUHAN itu dekat dan hadir di … Continue reading

Posted in Mazmur, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Doa Ketika Ada Dalam kekalahan

Mazmur 74:1-23 UHAN mengijinkan umat-Nya dikalahkan musuh. Sehingga musuh-musuh itu sampai bisa menghancurkan Rumah Tuhan dan meruntuhkan semua tempat ibadah kepada TUHAN di seluruh negeri. Musuh-musuh umat-Nya merasa menang sehingga mengucapkan seruan kemenangan dan cemooh/celaan kepada Nama TUHAN. Kondisi ini … Continue reading

Posted in Mazmur, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Jangan Iri kepada Kesuksesan Orang Fasik

Mazmur 73:1-28 emazmur hampir saja tergelincir ke dalam kemarahan dan kepahitan (ayat 21) karena melihat apa yang dianggapnya sebagai ketidakadilan: orang fasik hidup dengan makmur sejahtera, makin sombong dan berkuasa merajalela; sementara ia yang berjuang untuk hidup kudus justru menderita. … Continue reading

Posted in Mazmur, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments