Harus Terlibat dalam Karya Penyelamatan Tuhan

1 Timotius 2:5-7

Semua pekerjaan Tuhan itu fokusnya kepada: menyelamatkan manusia berdoa melalui Tuhan Yesus Kristus. Sejak awal mula kejatuhan manusia ke dalam dosa, rencana keselamatan itu dibuat dan dijalankan oleh Tuhan: bertahap, melalui sejarah dan waktu, yang penggenapannya terjadi pada kematian Yesus Kristus di Golgota. Di sana pekerjaan keselamatan itu sudah selesai! Sejak itu, pekerjaan yang harus dilakukan adalah: memberitahu umat manusia bahwa Tuhan menyelamatkan mereka melalui Tuhan Yesus Kristus.

Continue reading

Views: 17

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Harus Terlibat dalam Karya Penyelamatan Tuhan

Berdoa untuk Semua Orang dan Pemerintah

1 Timotius 2:1-4

Doa menjadi prioritas bagi Paulus, khususnya doa untuk orang lain dan pemerintah yang ada. Orang percaya secara pribadi dan dan secara kolektif dalam jemaat didorong untuk berdoa dan bersyukur bagi orang lain, bagi masyarakat, dan bagi pemerintah. Tuhan memandang baik dan berkenan kepada doa yang seimbang, yang tidak hanya melulu meminta untuk diri sendiri, tetapi yang juga meminta dan bersyukur untuk orang lain dan lingkungan.

Continue reading

Views: 15

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Berdoa untuk Semua Orang dan Pemerintah

Hati Nurani Murni sebagai Penjaga Iman dan Panggilan

1 Timotius 1:18-20

Janji atau panggilan Tuhan–bahkan yang diterima secara supranatural, misalnya dengan nubuat–saja tidak cukup. Panggilan itu harus dijalankan dengan hidup yang sepadan dengannya: hidup yang memegang teguh iman yang benar dan yang menjaga hati nurani (moralitas dan integritas) yang murni. Tanpa nati nurani yang murni, iman seseorang akan kandas, dan panggilan Tuhan akan berhenti beroperasi di dalam hidupnya.

Continue reading

Views: 15

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Hati Nurani Murni sebagai Penjaga Iman dan Panggilan

Kehidupan yang Memamerkan Anugerah Tuhan

1 Timotius 1:12-17

Hidup orang percaya–bagaimana mereka dikasihi dan diampuni Tuhan sekalipun mereka orang berdosa, dan bagaimana mereka melakukan panggilan Tuhan untuk hidup sebagai umatNya dan hambaNya–adalah display dari eksistensi Tuhan (yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia) dan sifat Tuhan di hadapan dunia. Hidup yang merdeka dari dosa dan rasa bersalah, hidup yang saleh dan tekun melakukan panggilan Tuhan, hidup yang tidak sombong melainkan rendah hati karena sadar semuanya semata-mata karena anugerah Tuhan, hidup yang terus menyatakan pujian dan syukur kepada Tuhan.

Continue reading

Views: 20

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Kehidupan yang Memamerkan Anugerah Tuhan

Tujuan Mengajarkan Firman Tuhan

1 Timotius 1:3-11

Tujuan pengajaran firman Tuhan adalah: menghasilkan kehidupan yang diinginkan Allah–cara hidup dalam kasih yang datang dari dalam hati yang suci dan iman yang tulus. Karena itu, seorang pengajar firman harus benar-benar memahami apa pengajarannya, agar tidak salah mengajar. Tapi, ada orang yang mengajarkan firman Tuhan dengan motif mencari pengakuan, sehingga tujuan pengajarannya bukan perubahan hidup, tapi membahasa wacana/isu demi sensasi dan kontroversi dan kekaguman orang lain.

Continue reading

Views: 15

Posted in 1 Timotius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Tujuan Mengajarkan Firman Tuhan