Mengklarifikasi Kesalahpahaman dan Tuduhan

1 Samuel 24:9-23

Diam itu tidak selalu emas. Ada waktunya untuk bangkit dan menyatakan dengan jelas sikap dan posisi seseorang. Salah satunya adalah ketika ada tuduhan atau kesan yang salah mengenai diri kita, yang menyebabkan terjadinya konflik atau permusuhan atau masalah yang lain. Ada waktunya–ketika Tuhan menghendaki–untuk diam saja dan menyerahkan keadilan kepada Tuhan, tetapi ada waktunya juga untuk bicara dan melakukan klarifikasi disertai bukti kuat tentang posisi dan sikap kita yang disalah mengerti oleh orang lain.

Continue reading →

Views: 1

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Mengklarifikasi Kesalahpahaman dan Tuduhan

Peluang Bisa Menjadi Ujian Integritas

1 Samuel 24:1-8

Kesempatan emas kadang dipakai Tuhan untuk menguji karakter seseorang. Kesempatan emas, peluang yang terbuka lebar untuk diambil oleh seseorang–dan boleh dikatakan bahwa benefitnya pasti akan bisa diperoleh, serta peluang itu benar-benar langka, seolah hanya sekali seumur hidup. Dan seolah-olah peluang itu adalah pemberian Tuhan. Tetapi, apabila orang mengambil peluang itu, ada prinsip kehidupan yang dilanggarnya. Apakah ia akan mengambil peluang yang langka dan hanya datang sekali seumur hidup, ataukah ia setia dengan prinsip kebenaran yang dipegangnya?

Continue reading →

Views: 0

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Peluang Bisa Menjadi Ujian Integritas

Mengalami Kesetiaan TUHAN

1 Samuel 23:14-29

Tuhan setia dengan janji-Nya. “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” (Bil. 23:19). Kalau Tuhan sudah berjanji, maka Ia akan setia memelihara janji itu sampai tergenapi–sesulit dan sebesar apapun masalah atau tantangan atau penghalang yang ada. Sebab Tuhan berkuasa untuk melakukan apa yang telah Ia janjikan!

Continue reading →

Views: 0

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Mengalami Kesetiaan TUHAN

Tidak Dihargai, Justru Dikhianati

1 Samuel 23:7-13

Dunia ini kejam, kata orang. Kadang-kadang orang yang sudah berjasa besar tidak mendapatkan ucapan terima kasih, bahkan kadang justru dibalas dengan pengkhianatan. Alasannya bisa macam-macam, tapi salah satunya adalah: karena masalah survival. Demi menyelamatkan diri sendiri, orang bisa tega menghianati orang yang sudah berjasa besar kepadanya. Karena itu, manusia tidak bisa diandalkan; hanya Tuhan yang bisa diandalkan kesetiaan-Nya.

Continue reading →

Views: 0

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Tidak Dihargai, Justru Dikhianati

Mengikuti Pimpinan Tuhan

1 Samuel 23:1-6

Paulus menulis kepada jemaat di Roma: “Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” (Rom. 8:31). Keyakinan akan fakta bahwa Tuhan adalah Penentu segala sesuatu. Relasi dengan Tuhan, posisi seseorang di hadapan Tuhan–itu lebih penting daripada segala-galanya. Tuhan yang memiliki segala sesuatu, Ia menjadi jaminan kemenangan dan pemeliharaan dan perlindungan bagi umat-Nya.

Continue reading →

Views: 0

Posted in 1 Samuel, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Comments Off on Mengikuti Pimpinan Tuhan