Bibit perpecahan

1 Korintus 1:10-16

Perpecahan disebabkan oleh perselisihan, perselisihan timbul dari adanya kelompok-kelompok/aliran-aliran yang berorientasi kepada pengajaran atau pengajar tertentu. Adanya berbagai pengajar/pengajaran tidak bisa dihindarkan, namun ‘ikatan primordial’ yang muncul, itulah yang sebenarnya harus dicegah.

Continue reading

Views: 27

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | Leave a comment

Dari dan oleh Tuhan

1 Korintus 1:1-9

Jemaat Korintus mengalami proses: dikuduskan (consecrated), dimurnikan (purified), dipilih (selected), dipanggil (called) untuk menjadi orang-orang kudus (saints). Peristiwa yang mengubah status mereka secara drastis, menjadikan mereka umat Allah.

Continue reading

Views: 43

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 2 Comments

A caring heart

Pagi ini, pulang dari membeli sarapan, Wening pingsan di jalan. Jelas menimbulkan kepanikan dan beban pikiran bagi kami, terutama Rut. Saya tahu, di dalam benaknya sudah tergambar berbagai skenario dan kekuatiran tentang kondisi Wening. Setelah diperiksa dokter, memang tekanan darahnya sangat rendah. Hasil cek darah tidak menunjukkan kelainan apapun. Seorang teman yang dokter spesialis penyakit dalam menduga itu disebabkan karena kurang aktivitas.

Continue reading

Views: 27

Posted in Refleksi | Leave a comment

Mengeskploitasi kelemahan orang lain

But let every person carefully scrutinize and examine and test his own conduct and his own work. He can then have the personal satisfaction and joy of doing something commendable [in itself alone] without [resorting to] boastful comparison with his neighbor. (Gal. 6:4 – Amp).

Saya mudah sekali untuk membicarakan keburukan orang lain. Menceritakan ulang kelemahan atau kesalahan orang, menganalisisnya, menjadikannya bahan pembicaraan atau gunjingan–itu semua merupakan tindakan yang sangat sering saya lakukan. Boleh dikatakan sudah menjadi kebiasaan.

Continue reading

Views: 47

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Merdeka untuk mengasihi Tuhan dan orang lain

Pasal 6 dari surat Galatia berisi petunjuk dan perintah yang bersifat praktis: realitas kehidupan sehari-hari orang yang sudah dimerdekakan di dalam Kristus, orang yang hidup karena dan dipimpin oleh Roh Kudus. Kemerdekaan untuk mengekspresikan kasih kepada Tuhan dan kepada orang lain.

Continue reading

Views: 52

Posted in Galatia, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments