Nilai Nyawa Bagi Tuhan

Imamat 17:1-16

Aturan tentang korban sembelihan (1-9). Semua hewan korban harus dipersembahkan ke Kemah Suci. Umat Tuhan dilarang mempersembahkan korban kepada jin-jin, karena itu adalah perzinahan di mata Tuhan. Umat Tuhan hanya mempersembahkan korban kepada Tuhan saja, dan Tuhan sudah menyediakan Kemah Suci sebagai tempat untuk memberikan korban persembahan.

Continue reading

Views: 50

Posted in Imamat, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Hari Penebusan

Imamat 16:1-34

Perintah Tuhan tentang bagaimana Harun sebagai Imam Besar bisa masuk ke Ruang Mahakudus dalam Kemah Suci. Perintah ini diberikan terkait dengan kematian dua anak Harun yang membawa api asing di hadapan Tuhan (Imamat 10:1). Ritual ini dilakukan setahun sekali pada hari ke-10 bulan ke-7, yang kemudian dinamai Hari Penebusan (Day of Atonement/Yom Kippur). Selain ritual korban dan penebusan, hari itu ditetapkan sebagai hari sabat, tidak boleh ada yang bekerja, semua harus berpuasa, dan harus merendahkan diri di hadapan Tuhan.

Continue reading

Views: 75

Posted in Imamat, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 6 Comments

Orang Yang Suci Hatinya

Imamat 15:1-33

Ayat 1-15 bicara tentang penyakit yang menyebabkan ada cairan yang keluar dari alat kelamin seorang laki-laki. Penyakit ini membuatnya najis dan semua yang kontak dengan penderitanya menjadi najis. Selama sakit, orang itu harus menjaga diri agar tidak menajiskan orang lain atau barang-barang-ia tidak boleh kontak dengan dengan orang lain.

Continue reading

Views: 31

Posted in Imamat, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Sukacita Orang Yang Ditahirkan

Imamat 14:1-57

Ritual pentahiran bagi orang yang sudah sembuh dari sakit kusta. Ada ritual pentahiran, dilanjutkan dengan ritual pendamaian–kalau-kalau sakit kusta itu disebabkan oleh dosa yang tidak disadari oleh sang penderita. Baru setelah semua ritual dilakukan, maka orang itu dinyatakna tahir dan dapat kembali tinggal bersama umat Tuhan dalam perkemahan.

Continue reading

Views: 24

Posted in Imamat, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Ia Tahu Isi Hatimu

Matius 22:15-22

Orang Farisi dan orang Herodian mengajukan pertanyaan bukan untuk mencari kebenaran, tetapi untuk menjebak Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mengetahui maksud mereka, dan menyebut mereka sebagai orang munafik. Salah satu indikator kemunafikan: bertanya tetapi sebenarnya tidak untuk mencari kebenaran–tetapi ada maksud-maksud yang lain: maksud-maksud yang egois untuk menguntungkan diri sendiri atau merugikan orang lain.

Continue reading

Views: 32

Posted in Saat Teduh | Leave a comment