Berbahagialah Orang yang Lemah Lembut

Matius 5:5

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Kata yangh digunakan adalah praus (meek, mild, gentle), bukan lemah, tetapi lemah lembut. Kata ini dalam bahasa Yunani digunakan untuk menggambarkan seekor kuda yang telah ditundukkan–power under control. Kuda itu sama sekali tidak kehilangan kekuatan dan vitalitasnya, tetapi semua potensi dan kekuatannya sekarang di bawah kendali penuh penunggangnya!

Continue reading

Views: 44

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Berbahagialah Orang yang Berdukacita

Matius 5:4

Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berdukacita (pentheo, to grieve–the feeling or the act). Menurut Utley: this referred to “loud wailing,” which was the strongest term for mourning in the Greek language. Di tengah dunia yang menyanyikan “Don’t worry, be happy” atau “Buat apa susah?”, Tuhan Yesus justru menyatakan bahwa berkat menunggu orang yang berdukacita.

Continue reading

Views: 63

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Berbahagialah Orang yang Miskin di Hadapan Allah

Matius 5:1-3

Yesus melihat kerumunan orang banyak, lalu Ia pergi ke atas gunung. Setelah Ia duduk, murud-murid-Nya datang mendekat. Kemudian Yesus mulai mengajar mereka. Injil Matius ditujukan terutama kepada orang Yahudi yang menjadikan Musa dan hukum Taurat sebagai acuan kehidupan. Cara Matius menuliskan setting peristiwa ini mirip dengan ketika Musa memngajarkan hukum Tuhan kepada bangsa Israel: di gunung, orang banyak mendengarkan, hukum Tuhan dijelaskan. Yesus adalah Musa yang baru, mengajarkan Hukum Kerajaan Allah–menggenapi hukum Taurat (ayat 1-2).

Continue reading

Views: 171

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Strategi Pelayanan Yesus

Matius 4:12-25

Matius mencatat dengan singkat bagaimana Yesus memulai pelayanannya sampai Ia menjadi terkenal dan berbondong-bondong rang dari berbagai daerah mengikuti Dia. Yesus berkeliling mengajar di rumah-rumah ibadat dan menyembuhkan orang-orang sakit, melepaskan mereka yang kerasukan, menyembuhkan yang sakit jiwa, dan yang lumpuh. Matius juga mencatat bahwa Yesus memanggil beberapa orang untuk dilatih secara khusus sebagai murid-muirid-Nya. Yesus tidak melayani sendiri, Ia menyiapkan orang-orang yang akan melanjutkan pekerjaan-Nya!

Continue reading

Views: 33

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Belajar dari Pencobaan Yesus

Matius 4:1-11

Tuhan Yesus dipimpin oleh Roh Kudus pergi ke padang gurun untuk dicobai oleh Iblis. Tujuan/keperluan Allah membawa Yesus ke padang gurun adalah agar Yesus dicobai oleh Iblis. Ini adalah bagian yang harus dijalani untuk membuktikan dan menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang mengalahkan dosa dan Iblis (ayat 1)

Continue reading

Views: 48

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments