Category Archives: Saat Teduh

Keseimbangan hidup: pengetahuan dan kasih

1 Korintus 8:1-13 [Yet mere] knowledge causes people to be puffed up (to bear themselves loftily and be proud), but love (affection and goodwill and benevolence) edifies and builds up and encourages one to grow [to his full stature]. (1 … Continue reading →

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 2 Comments

Keputusan untuk memiliki pasangan hidup

1 Korintus 7:25-40 Hal yang seharusnya menjadi pertimbangan utama bagi seseorang untuk menikah atau tidak adalah: kasih dan pelayanan kepada Tuhan dan kasih dan pelayanan kepada orang lain. Ketika pertimbangan utamanya adalah untuk “menikmati” hidup pernikahan di dunia, ia akan … Continue reading →

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 2 Comments

Menguduskan pasangan dan buah hati

1 Korintus 7:12-24 Suami/istri yang beriman kepada Tuhan akan menguduskan pasangannya–sekalipun pasangan itu belum beriman. Dan ia juga menguduskan anak-anaknya. Konsekuensinya: anak yang lahir dari pasagan orang yang tidak percaya adalah anak-anak yang tidak kudus. Bagaimana menguduskan anak-anak? Jawabnya: jadilah … Continue reading →

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 4 Comments

Dipuaskan oleh pasangan karunia Tuhan

1 Korintus 7:1-11 Pernikahan Kristen adalah lembaga yang disediakan dan diberkati Tuhan terkait dengan pemenuhan kebutuhan seksual. Hanya itu satu-satunya tempat untuk memenuhi kebutuhan ini. Sekalipun, bagi Paulus, lebih baik kalau orang tidak menikah–agar fokus kepada panggilannya, namun Paulus sangat … Continue reading →

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 2 Comments

Kasih Allah dan ketaatan

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. (Yohanes 15:13)Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. (Roma 5:8) Allah lebih dahulu mengasihi … Continue reading →

Posted in Homili, Saat Teduh | Leave a comment