Category Archives: Saat Teduh

Musuh Iman: Hidup yang Melecehkan Anugerah Tuhan

Ibrani 12:15-17 ejarah mencatat ada orang yang kehilangan anugerah Tuhan–bukan karena anugerah Tuhan itu tidak mulia, melainkan karena orang itu memandang rendah dan melecehkan anugerah Tuhan; memandang perkara rohani dan sorgawi itu tidak berharga, kalah penting dibandingkan perkara jasmani dan … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Musuh Iman: Hidup yang Melecehkan Anugerah Tuhan

Iman: Menguatkan Diri dan Meneruskan Perlombaan

Ibrani 12:12-14 da waktunya–dan itu sebuah keniscayaan– orang percaya menjadi lemah karena diterpa kesulitan, penderitaan, dan pencobaan. Tetapi situasi dan kondisi itu tidak boleh dibiarkan–sebab akan membuat orang semakin lemah dan akhirnya tidak mencapai tujuan. Dengan anugerah Tuhan, orang percaya … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Iman: Menguatkan Diri dan Meneruskan Perlombaan

Tindakan Iman: Tekun Menjalani Displin Tuhan

Ibrani 12:4-11 ada dasarnya manusia tidak menyukai dan akan selalu menolak penderitaan. Lagipula, apakah ada manusia normal yang mencari penderitaan? Sehingga respon kepada kesulitan dan penderitaan adalah: selalu negatif. Padahal, ada penderitaan yang harus diterima dan tidak bisa dihindari–bukan penderitaan … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Tindakan Iman: Tekun Menjalani Displin Tuhan

Sumber Ketekunan Iman: Memandang kepada Tuhan Yesus

Ibrani 12:2-3 eorang pelari–tidak asal berlari–memfokuskan perhatiannya kepada: kemenangan yang ingin diraihnya. Ia tidak fokus kepada proses perjalanannnya, tetapi orientasinya adalah kepada medali atau piala yang tersedia di garis akhir–fokus kepada tujuan. Sesuatu yang menjadi fokus itu adalah yang memberi … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Sumber Ketekunan Iman: Memandang kepada Tuhan Yesus

Penerapan Iman: Tanggalkan Beban dan Tekun Berlari

Ibrani 12:1 etelah menjelaskan bahwa karya Kristus lebih unggul daripada agama Yahudi, bahwa perjanjian baru dengan darah Kristus sebagai Korban Penebus Dosa lebih unggul dari sistem korban perjanjian lama, setelah mengajarkan bahwa iman kepada Kristuslah yang menyelamatkan ketimbang ritual agama–dikuatkan … Continue reading

Posted in Ibrani, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Penerapan Iman: Tanggalkan Beban dan Tekun Berlari