Category Archives: Perjanjian Baru

Rekomendasi Hidup

2 Korintus 3:1-5 Surat rekomendasi berisi pernyataan dari seseorang/lembaga tertentu yang menyebutkan bahwa seseorang, sebuah kelompok,  atau suatu organisasi memiliki sifat, fitur, dan karakteristik yang membuatnya layak untuk dipercaya atau untuk diterima. Fitur itu bisa berupa: daftar kelebihan/prestasi, penjelasan akan … Continue reading

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Merubah Rencana Tak Jadi Soal, Asalkan …

2 Korintus 2:12-17 Beban Paulus atas kondisi jemaat Korintus sangat besar. Ia sudah mengirim Titus untuk mewakilinya ke Korintus, dan berencana untuk bertemu Titus di Troas untuk mendengarkan hasil kunjungan Titus ke Korintus. Ketika Paulus tiba di Troas, ia mendapati … Continue reading

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

The Art of Rebuking

2 Korintus 2:1-11 Salah satu aspek yang tidak akan pernah bisa dihindari dalam kehidupan sebagai orangtua atau pemimpin adalah: menghadapi pelanggaran atau kesalahan. Kesalahan/pelanggaran tidak bisa dibiarkan, diabaikan, apalagi ditutupi, namun harus dihadapi (be confronted) dan diatasi (be dealt with). … Continue reading

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

The Aborted Plan

2 Korintus 1:12-24 Ketika sebuah rencana yang telah dibuat itu gagal dilaksanakan, akan menimbulkan beberapa pertanyaan: Apakah saat rencana itu memang sudah dibuat dengan matang, ataukah disusun dengan sembrono? Apakah memang saat merencanakan, orang punya kesungguhan/komitmen untuk melaksanakannya, ataukah hanya … Continue reading

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Why Godly People Suffer?

2 Korintus 1:1-11 Paulus mengalami masalah, kesulitan, dan penderitaan yang berat di Asia Kecil. Penderitaan itu begitu besar dan berat sehingga membuatnya merasa telah dijatuhi hukuman mati (1:9) dan telah sempat membuatnya putus asa akan hidupnya (1:8). Namun, keadaan itu … Continue reading

Posted in 2 Korintus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments