Category Archives: Perjanjian Lama

Tuhan Menyelesaikan Masalah Umat-Nya

Bilangan 27:1-23 Tuhan menjawab persoalan praktis yang dihadapi umat-Nya. Tuhan memberi penyelesaian atas kasus yang dihadapi anak-anak perempuan Zelafehad mengenai tanah warisan mereka. Tuhan memberi penyelesaian masalah kepemimpinan Israel dengan menunjuk Yosua untuk diangkat sebagai pemimpin bersama Musa. Ketika umat … Continue reading

Posted in Bilangan, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Tuhan Pasti Menepati Firman-Nya

Bilangan 26:1-65 Tuhan pasti menepati firman-Nya. Firman yang telah diucapkan Tuhan itu pasti akan terjadi. Ketika Tuhan berfirman akan memelihara, maka Tuhan akan memelihara. Tetapi ketika Tuhan berfirman akan menghukum, maka Tuhan pasti akan menghukum. Selama 40 tahun mengembara di … Continue reading

Posted in Bilangan, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Satu Orang Menentukan Seluruh Bangsa

Bilangan 25:1-18Tindakan yang luar biasa dari satu orang di hadapan Tuhan dapat mempengaruhi nasib satu bangsa. Zimri melakukan tindakan luar biasa dengan membawa perempuan asing di hadapan Musa dan seluruh jemaat ketika mereka sedang meratap di depan Kemah Suci–itu mendatangkan … Continue reading

Posted in Bilangan, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Bisakah Tuhan Disuap?

Bilangan 23-24 Tuhan tidak bisa disuap dengan persembahan atau pelayanan atau pekerjaan baik, supaya Ia menuruti kehendak manusia. “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak … Continue reading

Posted in Bilangan, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Siapakah Tuhan Bagimu?

Bilangan 22:1-41 Siapakah Tuhan bagi seseorang? Orang bisa tahu tentang Tuhan tanpa percaya kepada-Nya. Tuhan bisa menyatakan diri kepada orang yang tidak percaya, tetapi tidak otomatis orang itu menyerahkan hidup kepada Tuhan. Tuhan bisa ditempatkan sebagai salah satu dari berbagai … Continue reading

Posted in Bilangan, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments