Author Archives: Mathetes

Respons Menentukan Proses Berikutnya

Yohanes 1:35-51 Ada orang yang mendengar pemberitaan atau kesaksian, namun mereka tidak melakukan apa-apa. Mereka tidak melangkah untuk tahu lebih banyak atau untuk membuktikan kebenarannya–maka mereka pun tidak mengalami apa-apa. Seperti apa yang ada dalam perumpamaan penabur benih: hanya orang … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | Leave a comment

Iman Untuk Memberitakan Janji Tuhan

Yohanes 1:19-34 Yohanes digerakkan Roh Tuhan untuk mulai membaptis orang agar siap menerima kedatangan Mesias. Yohanes sendiri belum pernah bertemu dengan Mesias. Tetapi Yohanes taat kepada perintah Tuhan untuk memberitakan bahwa Mesias sudah akan datang! Iman seseorang diuji untuk percaya … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | Leave a comment

Kekayaan di Dalam Kristus

Yohanes 1:1-18 Kristus adalah Sumber kehidupan, Terang kehidupan, Sumber kasih karunia dan berkat, dan Jalan untuk mengenal Allah. Siapa yang percaya (menerima) Yesus Kristus, akan hidup, memiliki hidup baru di dalam Allah, menjadi anak-anak Allah, akan memiliki terang untuk menjalani … Continue reading

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | Leave a comment

Bukan Sekedar Properti

Bilangan 36:1-13 Tuhan menunjukkan bahwa tanah warisan yang diberikan oleh Tuhan itu tidak sekedar masalah properti, tetapi menjadi simbol perjanjian antara Tuhan dengan setiap suku Israel. Tanah Perjanjian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari janji Tuhan kepada Abraham. Umat Tuhan … Continue reading

Posted in Bilangan, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Kota Perlindungan

Bilangan 35:1-34 Tuhan sangat menghargai nyawa manusia. Tuhan tidak ingin ada nyawa yang hilang–kecuali karena memang seseorang benar-benar layak untuk mati. Umat Tuhan harus menghukum mati orang yang melakukan pembunuhan. Tetapi, Tuhan menetapkan peraturan tentang Kota Perlindungan bagi orang yang … Continue reading

Posted in Bilangan, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments