Tuhan Akan Menghakimi Sumber Kejahatan dan Kesesatan

Wahyu 17:1-18

Tuhan menyatakan bahwa sumber dosa dan kejahatan akan dihakimi dan dihukum. Semua pesta kejahatan yang selama ini dibiarkan–karena Tuhan yang panjang sabar masih memberikan kesempatan untuk bertobat–akan diakhiri oleh Tuhan dengan penjatuhan vonis dan hukuman sesuai kebenaran, keaqdilan, dan kekudusan-Nya.

Ayat 1-2. Salah satu dari 7 malaikat pembawa cawan itu mendatangi Yohanes dan membawanya untuk melihat masa depan: kepada kesudahan Babilon–yang disebut sebagai pelacur besar yang telah melakukan percabulan dengan seluruh dunia (pemerintahan dan umat manusia) dan memabokkan seluruh dunia dengan anggur percabulannya. Pelacuran sering digunakan sebagai lambang penyembahan berhala, sebagai pengkhiantan kepada Tuhan, dengan menyembah dan mengabdi kepada hal/kuasa/pribadi selain Tuhan.

Ayat 3-6. Ini pemandangan yang dilihat Yohanes: lokasinya di padang gurun, ada perempuan duduk di atas binatang merah ungu, yang penuh tertulis nama-nama hujat. Binatang itu memiliki 7 kepala dan 10 tanduk. Perempuan itu memakai kain ungu dan kirmizi dihiasi permata. Di tangan perempuan itu ada cawan emas penuh kekejian dan kenajisan percabulannya. Di dahi perempuan itu tertulis namanya” Babel besar, sumber pelacuran dan kekejian. Perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus.

Ayat 7-14. Malaikat itu memberikan arti atau rahasia dari apa yang dilihatnya:
Perempuan itu adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi. Kota ini makmur, kaya, dan berkuasa. Tetapi kota ini penuh dengan penyembahan berhala dan kekejian. Dan darinya, ia mencemari pemerintahan-pemerintahan dan bansga-bangsa dengan penyembahan berhala (menolak Tuhan) dan dengan kejahatan; serta mempengaruhi bangsa-bangsa untuk menganiaya umat Tuhan.

Binatang yang diduduki perempuan itu melambangkan kerajaan-kerajaan yang mendukung pemerintahan dan sistem Antikristus. Ada 7 kerajaan: 5 sudah berlalu, 1 sedang memerintah, dan 1 lagi akan ada di masa depan. Beberapa penafsir memaknai kerajaan/peradaban dunia yang sudah berlalu adalah: Mesir, Asiria, Babilonia, Persia, dan Yunani. Yang sedang memerintah (di zaman Yohanes): Roma. Dan karena Roma sudah runuh, sekarang masuk ke era kerajaan Antikritus yang terakhir.

Ada 10 tanduk yang melambangkan negara-negara yang seia sekata untuk mendukung tanduk ke tuhun, yaitu pemerintahan Antikristus. Bahkan sampai mau menyerah kekuasaan mereka kepada Antikristus, sehingga Antikristus menjadi pemimpin/penguasa seluruh dunia. Tapi ada saatnya, 10 kerajaan/penguasa itu akan membenci dan menyerang Babel besar yang semula mereka dukung–penafsir memaknai Babel besar adalah sistem agama yang semula didudkung dan dipakai oleh Antikristus untuk menyebarkan kekuasaannya, tapi kemudian ditinggalkan.

Ayat 15-18. Para penguasa di bawah pimpinan Antikristus akan berperang melawan Anak Domba, tetapi Anak Domba bersama-sama dengan orang-orang kudus akan mengalahkan mereka. Kemenangan Anak Domba adalah kemenangan mereka yang percaya: yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia. Sekalipun seluruh dunia akan dipengaruhi dan disesatkan oleh Antikristus, akan tetapi orang percaya sejati akan terluput.

Penerapan:
Terpujilah Tuhan yang adil dan benar. Ia pada waktunya akan menjatuhkan penghakiman-Nya atas orang atau institusi atau aapun yang menjadi sumber kesesatan dan kejahatan.

Views: 1

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.