Sumber kerendahan hati

1 Korintus 4:7-13

“What makes you better than anyone else? What do you have that God hasn’t given you? And if all you have is from God, why boast as though you have accomplished something on your own?” (1 Korintus 4:7 – NLT)

Kerendahan hati muncul dari kesadaran bahwa apapun yang saya miliki atau saya lakukan bukanlah berasal dari usaha saya sendiri, melainkan dari Tuhan. Ketika saya merasa bahwa saya sendiri yang menjadi sumber kepemilikan dan pencapaian, maka pada saat itulah saya akan menjadi sombong, merasa lebih baik daripada orang lain, merasa pantas mendapat penghargaan, merasa memiliki sesuatu yang dapat saya banggakan.

Continue reading

Views: 82

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 6 Comments

Terang kehidupan

Yohanes 8:12-19

Tuhan Yesus menyatakan Diri-Nya sebagai “terang dunia (the Light of the world)”; dan barangsiapa mengikuti Dia tidak akan berjalan di dalam kegelapan, tetapi akan memiliki Terang Kehidupan. Tuhan Yesus adalah sumber kebenaran akan Allah, Ia adalah Allah sendiri. Tuhan Yesus adalah sumber kehidupan.

Continue reading

Views: 29

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | Leave a comment

Hikmat sejati

1 Raja-raja 3:5-14

Hikmat yang sejati: “hati yang faham menimbang perkara … dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat.” (1 Raja-raja 3:9). Hikmat Illahi bukan kecerdasan (IQ) dan tidak ada kaitan/hubungannya dengan latar belakang pendidikan atau gelar/jabatan akademik. Hikmat juga tidak sama dengan kompetensi (know what, know how, dan know why) atas satu bidang tertentu.

Continue reading

Views: 50

Posted in 1 Raja-raja, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Hamba yang terpercaya

1 Korintus 4:1-6

Citra apa yang saya inginkan ada di benak orang lain tentang saya? Pandangan atas diri saya yang bagaimanakah yang saya inginkan dimiliki oleh orang lain? Sebagai apa dan dengan predikat/label apakah saya ingin dikenal oleh orang lain? Jawaban atas pertanyaan ini sebenarnya mencerminkan kesadaran saya akan siapa saya dan “berapa nilai” saya.

Continue reading

Views: 27

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | Leave a comment

Peringatan bagi perusak bait Allah

1 Korintus 3:16-23

Do you not discern and understand that you [the whole church at Corinth] are God’s temple (His sanctuary), and that God’s Spirit has His permanent dwelling in you [to be at home in you, [3] collectively as a church and also individually]?  (1 Korintus 3:16 – Amp)

Pertanyaan untuk menggugah kesadaran dan mengingatkan jemaat akan eksistensinya: jemaat–sebagai komunitas dan masing-masing individu–adalah rumah kediaman Allah. Kalau saya adalah bait Allah dan Roh Kudus berdiam (tinggal) di dalam saya, seperti apakah seharusnya hidup saya ini dibangun? Apakah saya akan membangun rumah kediaman Allah ini dengan bahan dan cara yang sembarangan?

Continue reading

Views: 44

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 2 Comments