Ketika Hati atau Perasaan Kita Ragu

1 Yohanes 3:19-24

Tantangan yang harus dihadapi orang percaya itu berasal dari berbagai sumber, dari luar dan dari dalam. Dari luar Si Jahat bekerja melalui ajaran sesat yang membuat orang menyeleweg dari kebenaran dan iman kepada Kristus, Si Jahat juga bekerja melalui keinginan-keinginan dunia yang terus menerus menggoda dan berusaha memikat orang percaya untuk mengejar dan mencintainya. Dari dalam, ada keraguan dan rasa bersalah atau dakwaan yang bisa melemahkan iman kepada Allah. Yohanes mengajar tentang bagaimana cara hidup berkaitan dengan keyakinan batin.

Continue reading

Views: 50

Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Ketika Hati atau Perasaan Kita Ragu

Kasih Nyata dalam Perbuatan dan Kebenaran

1 Yohanes 3:16-18

Kasih seperti apa yang menjadi penciri orang percaya? Sebab orang duniapun mengenal perasaan dan melakukan tindakan mengasihi orang lain. Yohanes menjelaskan jenis kasih yang dimiliki oleh orang percaya sebagai akibat perubahan hidup yang dialami di dalam Tuhan. Perintah tentang kasih memang perintah yang “lama” (ayat 11), tetapi menjelang Ia diserahkan, Tuhan Yesus pernah berbicara tentang “perintah yang baru” kepada murid-murid-Nya (Yoh. 13:34-35).

Continue reading

Views: 43

Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Kasih Nyata dalam Perbuatan dan Kebenaran

Kasih sebagai Penciri Orang Percaya

1 Yohanes 3:11-15

Kasih kepada orang lain adalah salah satu tanda seseorang telah menerima hidup kekal. Kasih merupakan karakter Allah, sehingga seorang yang berasal dari Allah atau anak-anak Allah pasti memiliki kasih di dalam dirinya. Bahkan sejak sebelum ada hukum Tuhan secara formal diberikan, prinsip mengasihi orang lain itu telah berlaku. Orang benar, orang di dalam Tuhan, akan mengasihi orang lain.

Continue reading

Views: 47

Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Kasih sebagai Penciri Orang Percaya

Benih Kebenaran karena Kelahiran Baru

1 Yohanes 3:6-10

Yohanes melanjutkan pengajarannya tentang hidup sebagai anak-anak Allah. Poin di bagian ini: karakterisik seorang anak Allah sejati adalah tidak memiliki kehidupan yang terus-menerus berbuat dosa–habitual sins, perbuatan dosa sebagai kebiasaan atua sebagai gaya hidup. Karena di dalam Kristus tidak ada dosa sama sekali (ayat 5), maka mereka yang ada di dalam Kristus tidak akan terbiasa/terusa-menerus berbuat dosa.

Continue reading

Views: 58

Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Benih Kebenaran karena Kelahiran Baru

Berjuang Melawan Dosa

1 Yohanes 3:4-6

Setiap orang yang berbuat dosa berarti berbuat pelanggaan hukum Tuhan. Dosa adalah ketidaktaatan kepada hukum Tuhan. Kalau membaca hukum Tuhan yang diberikan melalui Musa, maka tidak semua dosa dituliskan di sana–Tuhan Yesus mengajarkan esensi dari hukum Tuhan–tidak semata-mata tindakan lahiriah yang tercatat di dalam hukum Tuhan.

Continue reading

Views: 63

Posted in 1 Yohanes, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Comments Off on Berjuang Melawan Dosa