Mengatasi Hati yang Keras (2)

Keluaran 9:1-35

When Pharaoh saw that the rain and hail and thunder had stopped, he sinned again: He and his officials hardened their hearts (9:34). Hati yang keras: tidak punya rasa takut, tidak punya rasa kuatir, tidak punya rasa bersalah, tidak merasa ada masalah, tidak merasa dalam bahaya atau kondisi darurat, tidak merasa perlu untuk berubah, tidak mau merespons apa yang ada di sekitarnya, tidak mau mendengarkan teguran atau nasihat.

Continue reading

Views: 39

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Mengatasi Hati yang Keras (1)

Keluaran 8:1-32

Bagaimana seseoang bisa tahu bahwa Tuhan sedang mengeraskan hatinya? Kalau dari sikap Firaun, kekerasan hati itu ditunjukkan dengan: tidak mau bertobat tetapi terus kembali kepada pembangkangan yang semula. Ketika Tuhan mendatangkan tulahNya, Firaun memohon agar tulah itu dihentikan dan ia berjanji untuk melepaskan bangsa Israel. Tetapi, begitu kelegaan itu diberikan oleh Tuhan, Firaun kembali kepada sikapnya yang semula!

Continue reading

Views: 50

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Perjalanan Iman

Keluaran 7:1-25

Tuhan mengutus Musa. Tuhan berjanji menyertai Musa. Tuhan berjanji akan melakukan pekerjaan besar dan tanda-tanda ajaib supaya semua orang Mesir tahu bahwa Ia adalah Tuhan. Tuhan sengaja membuat hari Firaun menjadi keras, dan menolak kehendak Tuhan. Karena itu menjadi alasan bagi Tuhan untuk menyatakan kuasaNya yang besar di hadapan bangsa Mesir dan bangsa Israel. Sebab, salah satu bukti penyertaan Tuhan adalah adanya pekerjaan ajaib yang tidak bisa dilakukan dengan kekuatan manusia biasa.

Continue reading

Views: 53

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Bukan Karena Kebaikanmu

Keluaran 6:1-30

Musa bukanlah orang yang mudah untuk maju melakukan perintah Tuhan. Cara pikirnya yang negatif menjadi penghalang utama. Bayang-bayang kegagalannya di masa lampau, pengalaman kegagalan di masa kini (ditolak Firaun dan tidak dipercaya orang Israel), serta kelemahan pribadinya (sulit untuk bicara)–semua itu menjadi faktor yang menghambat Musa untuk mentaati panggilan Tuhan.

Continue reading

Views: 40

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Iman di Tengah Masalah

Keluaran 5:1-23

Iman kepada Tuhan itu tidak mengecilkan atau mengentengkan masalah, tidak juga menyangkal bahwa memang ada masalah besar. Iman kepada Tuhan itu menerima dengan apa adanya besar atau beratnya masalah yang dihadapi–fully understand and accept the seriousness of the problem. Tetapi, kemudian iman itu membawa orang untuk kembali kepada Tuhan dan melihat bahwa Tuhan lebih besar daripada masalah apapun!

Continue reading

Views: 41

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments