Category Archives: Saat Teduh

TUHAN Setia Memegang Janji-Nya

Zakharia 9:9-17 anji TUHAN tentang kedatangan Raja umat-Nya, dinyatakan sekitar 500 tahun sebelum janji itu digenapi, yaitu dengan kedatangan Tuhan Yesus ke dunia sebagai Mesias–ditandai dengan perjalanan-Nya ke Yerusalem dengan menunggang seekor keledai muda, dan diiringi dengan meriah dan perayaan … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | 2 Comments

TUHAN Memiliki dan Mengatur Bangsa-bangsa

Zakharia 9:1-8 UHAN menyatakan kepemilikan dan kekuasaan-Nya atas bangsa-bangsa. Tidak hanya umat TUHAN, tetapi bangsa-bangsa lain adalah juga kepunyaan-Nya (ayat 1-2). Kekuasaan TUHAN itu dinyatakan dengan bagaimana Ia mengatur nasib dan masa depan bangsa-bangsa. TUHAN menetapkan apa yang akan terjadi … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

Pemulihan TUHAN Yang Sempurna

Zakharia 8:18-23 UHAN akan membuat waktu puasa di bulan ke 4, 5, 7 dan 10 menjadi kegirangan dan perayaan yang menggembirakan bagi umat TUHAN (ayat 18-19). Puasa bulan ke 4-5 adalah puasa perkabungan memperingati runtuhnya kota Yerusalem dan hancurnya Bait … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

Janji Pemulihan TUHAN

Zakharia 8:1-17 UHAN berbicara kepada Zakharia–tidak melalui penglihatan–melainkan melalui firman atau perkataan. Terpujilah TUHAN yang berkenan untuk berbicara kepada umat-Nya, TUHAN yang menyatakan kehendak-Nya melaui berbagai cara–termasuk cara yang ajaib. Terpujilah TUHAN yang tidak diam atau membiarkan, melainkan yang terus-menerus … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

Ritual yang Berkenan kepada TUHAN

Zakharia 7:1-14 itual atau tanda peringatan itu sesuatu yang baik–Tuhan sendiri memerintahkan agar umat-Nya melakukan Hari Raya dan membuat/membangun tugu/tempat peringatan, untuk menolong umat-Nya mengingat dan merenungkan perisiwa di masa lalu dan pekerjaan Tuhan yang telah terjadi. Supaya mereka menjaga … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment