Category Archives: Saat Teduh

Sangkakala 5: Siksaan Kesakitan Universal Selama 5 Bulan

Wahyu 9:1-12 etelah empat sangkakala pertama ditiup, bencana alam dahsyat terjadi tapi tidak univerisal, “hanya” sepertiga bumi yang terkena. Tetapi, mulai sangkakala kelima, malapetaka yang akan datang itu menimpa seluruh dunia. Hanya orang-orang yang dimeteraikan oleh Allah saja, yaitu orang … Continue reading →

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu | Comments Off on Sangkakala 5: Siksaan Kesakitan Universal Selama 5 Bulan

Sangkakala 1-4: Tuhan Penguasa Semua Support Sistem Kehidupan

Wahyu 8:7-13 encana yang ditimpakan atas bumi adalah bentuk hukuman Tuhan, tetapi juga bentuk pengingat dan pernyataan bahwa Tuhan adalah Sumber Kehidupan, bahwa Tuhan adalah Pemilik dan Penguasa semua sistem pendukung kehidupan di bumi ini. Sehingga, kalau Tuhan menghentikan support … Continue reading →

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu | Comments Off on Sangkakala 1-4: Tuhan Penguasa Semua Support Sistem Kehidupan

Kesunyian dan Doa Mengawali Pekerjaan Tuhan

Wahyu 8:1-6 esunyian adalah bagian dari pekerjaan Tuhan. “Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat.” (Zep. 1:7). “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!” (Maz. 46:11). Ketika meterai ke-7 … Continue reading →

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu | Comments Off on Kesunyian dan Doa Mengawali Pekerjaan Tuhan

Menjelang Meterai 7: Umat Pilihan di Akhir Zaman

Wahyu 7:1-8 ejadian yang dilihat Yohanes ini masih kelanjutan dari dibukanya meterai keenam leh Anak Domba Allah. Secara khusus ada penglihatan bahwa Tuhan akan memilih 144.000 keturunan Israel untuk diselamatkan pada zaman akhir. Menunjukkan kesetiaan dan komitmen Tuhan kepada umat … Continue reading →

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu | Comments Off on Menjelang Meterai 7: Umat Pilihan di Akhir Zaman

Meterai 6: Kekacauan Alam dan Kekerasan Hati Manusia

Wahyu 6:12-17 ertobatan seseorang adalah pekerjaan dan anugerah Tuhan karena kasih-Nya. Sebab ketika seorang keras hatinya di dalam dosa, apapun yang dikenakan kepadanya, termasuk malapetaka yang paling berat pun, tidak akan melembutkan hatinya. Warren Wiersbe menuliskan: “They are proof that … Continue reading →

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Wahyu | Comments Off on Meterai 6: Kekacauan Alam dan Kekerasan Hati Manusia