Category Archives: Saat Teduh

Rancangan-KU Bukanlah Rancanganmu

Kejadian 40:1-23 Kadang Tuhan mengijinkan situasi yang berkebalikan dengan apa yang diharapkan dan inginkan seseorang, karena Tuhan sedang menyiapkan jalan yang lebih baik dan lebih besar baginya. Orang bisa merencanakan sesuatu dan memperjuangkannya; sesuatu yang baik, wajar, dan memang menjadi … Continue reading

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Kunci Sukses Yusuf

Kejadian 39:1-23 “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya” (ay. 2). Begitu kuat penampakan penyertaan Tuhan atas Yusuf, sampai-sampai tuannya–yang tidak mengenal Tuhan itu–bisa membedakan dan kemudian melihat bahwa pekerjaan Yusuf itu tidak biasa, … Continue reading

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Tuhan Lebih Besar dari Keadaan

Kejadian 38:1-30 Kompleksitas hidup manusia tidak menggagalkan rencana agung Tuhan. Tuhan telah menetapkan bahwa keturunan Yehuda yang nantinya melahirkan Mesias. Kekacauan hidup keluarga Yehuda tidak membuat Tuhan mengubah rencanaNya. Tuhan itu lebih besar daripada semua kondisi manusia. God is bigger … Continue reading

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Sang Pengendali Sejarah

Kejadian 37:12-36 Tuhan, Sang Pengendali Sejarah. Begitu banyak “kebetulan” yang sebenarnya bukan kebetulan bagi orang yang berada di dalam rencana Tuhan. Tuhan mengendalikan semua peristiwa. Sekalipun manusia memiliki kehendak bebas, namun Tuhan bekerja untuk menjamin rencanaNya yang terjadi. Views: 41

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Pembentukan Karakter

Kejadian 37:1-11 Tuhan ingin memakai orang percaya untuk melakukan rencana-Nya. Tetapi, ada proses yang harus dilalui sebelum seseorang bisa dipakai Tuhan, yaitu proses untuk membentuk karakter agar nantinya mampu menjalankan rencanan Tuhan dengan benar sesuai kehendak Tuhan. Sekalipun seseorang menerima … Continue reading

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments