Category Archives: Saat Teduh

Hamba yang Setia

Matius 24:45-51 agaimana seseorang harus hidup di dalam masa penantian Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua? Sebagai seorang hamba yang dapat dipercaya, yang mengelola urusan Sang Tuan dengan setia dan bertangung jawab–sekalipun Sang Tuan tidak sedang menungguinya. Seorang hamba yang “didapati … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Waktu Tuhan itu Tak Bisa Diduga Datangnya

Matius 24:36-44 aktu Tuhan adalah hak prerogatif Tuhan. Tuhan Yesus sudah menjelaskan tanda-tanda akan kedatangan-Nya, dan murid-murid harus memperhatikan–bahwa ketika mereka melihat tanda-tanda terjadi, berarti kedatangan-Nya sudah dekat, “sudah di ambang pintu” (Matius 24:33). Tetapi, tentang hari dan waktunya, tidak … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Firman Tuhan Tidak Akan Berlalu

Matius 24:23-35 anda akhir zaman yang akan nampak adalah: munculnya mesias-mesias dan nabi-nabi palsu. Tidak hanya menyebarkan pengajaran, tetapi mereka juga akan menunjukkan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dahsyat. Tujuannya untuk menyesatkan orang, dan sekiranya mungkian, menyesatkan umat Tuhan juga. Tuhan … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Pimpinan Tuhan

Matius 24:3-22 anusia tidak bisa memahami dengan sempurna apa yang sedang dan akan terjadi, sehingga seringkali salah dalam bersikap dan bertindak. Tetapi, Tuhan itu Mahatahu, dan Ia mau memimpin umat-Nya. Menjawab pertanyaan murid-murid tentang kapan dan apa tanda-tanda kedatangan Tuhan … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Hormati Tuhan, Akui bahwa Ia adalah Tuhan

Matius 24:1-2 ada waktu Tuhan Yesus meninggalkan Bait Allah, murid-murid menunjuk kepada bangunan itu dan mengagumi betapa kokoh dan megahnya (lihat Markus 13:1). Tetapi, Tuhan Yesus menyatakan bahwa: bangunan yang murid-murid lihat itu–yang sangat dikagumi keindahan dan kekohohannya–nantinya akan diruntuhkan … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments