Category Archives: Perjanjian Baru

Garam dan Terang Dunia

Matius 5:13-16 rang percaya adalah garam dunia. Manfaat garam adalah: memberi rasa asin. Garam yang sudah menjadi tawar tidak dapat dibuat menjadi asin lagi. Garam yang sudah menjadi tawar tidak lagi bermanfaat; kecuali dibuang keluar ke jalan dan diinjak-injak orang. … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Berbahagialah Orang yang Dianiaya karena Kristus

Matius 5:10-12 erbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Ucapan bahagia di ayat 3-6 terkait dengan kondisi hati yang menyadari kebangkrutan batin sehingga membutuhkan Allah; pada ayat 7-9 terkait dengan ekspresi ke luar, sedangkan … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Berbahagialah Orang yang Membawa Damai

Matius 5:9 erbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Peacemaker (eirenopoios): the one who, having received the peace of God in his own heart, brings peace to others. Kata “damai” (ierene) sendiri mencakup keadaan yang tenang … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 2 Comments

Berbahagialah Orang yang Suci Hatinya

Matius 5:8 erbahagaialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Pure in heart (katharos: clean, clear, pure), dapat bermakna (1) singgle-minded; (2) focused; atau (3) cleansed. Istilah ini digunakan dalam Perjanjian Lama untuk ritual pencucian/pembasuhan. Views: 98

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments

Berbahagialah Orang yang Murah Hati

Matius 5:7 erbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Murah hati (ellemon: merciful, berbelas kasihan, welas asih). “It is the ability to put one’s self in another’s situation and act with compassion” (Utley, 2014). Empat karakter yang … Continue reading

Posted in Matius, Perjanjian Baru, Saat Teduh | 6 Comments