Pemimpin yang Rendah Hati

Keluaran 18:1-12

Pengalaman hidup dapat menjadi berkat bagi orang lain. Pengalaman mendapat pertolongan Tuhan maupun pengalaman dari hidup sehari-hari, dapat dipakai Tuhan untuk menolong orang lain mengenal Tuhan dan menolong orang lain dalam menghadapi persoalan hidup mereka. Yang diperlukan adalah: kesediaan bercerita kepada orang lain, kesediaan untuk berbicara memberikan pendapat. Tuhan yang akan membuatnya menjadi berkat.

Continue reading

Views: 31

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Jehovah Nissi

Keluaran 17:8-16

Orang Amalek menyerang perkemahan orang Israel di Rafidim. Musa memerintahkan Yosua memilih orang-orang untuk berperang melawan orang Amalek, sedangkan Musa akan berdiri di puncak bukit dengan memegang tongkat Allah di tangannya. Ini pengalaman pertempuran yang pertama bagi bangsa Israel, setelah 400 tahun hidup sebagai warga sipil di Mesir.

Continue reading

Views: 46

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Mencobai Tuhan

Keluaran 17:1-7

“All the congregation of the Israelites moved on from the Wilderness of Sin by stages, according to the commandment of the Lord” (17:1 AMP). Tuhan memimpin perjalanan umatNya dengan teratur: setahap demi setahap sesuai perintah Tuhan. Tiang awan dan tiang api menjadi media Tuhan memerintah: kapan harus berangkat, kapan harus berhenti (Kel 13:21). Pimpinan Tuhan yang sangat jelas dalam perjalanan umatNya.

Continue reading

Views: 52

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Teguh dalam Kesulitan

Keluaran 16:1-36

Bangsa Israel mengalami krisis pangan. Satu setengah bulan berlalu sejak mereka keluar dari Mesir. Mungkin bekal yang mereka bawa sudah mulai habis, dan sekarang mereka berada di tengah padang gurun. Respon alamiah mereka: menggerutu dan ingin kembali ke Mesir.

Continue reading

Views: 48

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Sang Penyembuh

Keluaran 15:1-27

Setelah bangsa Israel melihat bagaimana Tuhan membelah Laut Merah dan menghancurkan pasukan Mesir, mereka memuji-muji Tuhan: “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.” (15:2). Pengakuan umat Israel bahwa TUHAN adalah sumber keselamatan, sumber kekuatan, sumber sukacita/nyanyian. Tuhan menyatakan kemuliaanNya di Laut Merah, dan efeknya adalah: “maka takutlah bangsa (Israel) itu kepada TUHAN dan mereka percaya kepada TUHAN” (14:31).

Continue reading

Views: 40

Posted in Keluaran, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments