Menjadi Senjata Kebenaran Di Tangan Allah

Kebaktian Minggu GKJ Karanganyar
Minggu, 28 Juni 2020

Roma 6:12-30

Cara pandang yang harus dimiliki seorang percaya: saya sudah dimerdekakan dari perbudakan dosa, dan sekarang saya menjadi milik dan hamba Allah. Cara hidup yang dihasilkan dari cara pandang itu: tidak lagi menginjinkan dosa menguasai tubuh saya, tidak lagi menyerahkan tubuh saya untuk mengikuti keinginannya.

Continue reading

Views: 46

Posted in Homili, Roma | 2 Comments

Hidup Kekal Sekarang, Di Sini

Yohanes 8:31-59

Yesus menunjukkan hidup yang seharusnya dimiliki seorang yang sungguh-sungguh percaya kepada-Nya: memegang pengajaran-Nya. Ciri murid Kristus adalah: tetap di dalam firman Tuhan (hold fast to His teaching and live in accordance with them – Amp).

Continue reading

Views: 40

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments

Tuhan Yang Mencerahkan

Yohanes 8:21-30

Yesus dengan tegas berkata: “… jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia [Mesias], kamu akan mati dalam dosamu.” (Yoh. 8:24). Selama perayaan Pondok Daun itu, Yesus sudah menyatakan diri sebagai: Air Hidup, Roti Hidup, dan Terang Hidup. Ia memakai simbol-simbol dalam perayaan untuk menyatakan bahwa Dialah Mesias. Inti pesannya sama: siapa percaya kepada-Nya akan hidup dan tidak dikuasai dosa.

Continue reading

Views: 42

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments

Sang Terang Kehidupan

Yohanes 8:12-20

“Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12). Seperti matahari yang menjadi sumber terang dan sumber energi bagi kehidupan di bumi, demikianlah Yesus di dalam hidup orang yang percaya kepada-Nya. He is the source of light and power for the believers.

Continue reading

Views: 68

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 6 Comments

Hakim Yang Welas Asih

Yohanes 8:1-11

Suatu hari orang-orang Farisi mau menjebak Yesus. Mereka membawa seorang perempuan yang tertangkap basah berbuat zinah kepada Yesus dan minta pendapat Yesus tentang Hukum Taurat yang memerintahkan untuk merajam perempuan itu. Mereka membawa Yesus pada posisi serba salah: apapun jawaban Yesus, akan mereka jadikan alasan menyalahkan-Nya.

Continue reading

Views: 40

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments