Otoritas dan Penundukan Diri

Yohanes 18:28-19:16

Tuhan Yesus dibawa dari Kayafas ke gedung pengadilan Romawi. Orang-orang Yahudi tidak masuk ke gedung pengadilan, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah. Merasa suci, merasa benar–di dalam pikiran orang-orang Yahudi, perlakukan mereka kepada Tuhan Yesus adalah kebenaran. Kemunafikan dan kebencian yang begitu membutakan mata.

Continue reading

Views: 53

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments

Dua Interogasi

Yohanes 18:12-27

Tuhan Yesus ditangkap dan dibelenggu, lalu dibawa kepada Hanas. Petrus dan Yohanes mengikuti Yesus. Yohanes bisa masuk ke halaman istana Imam Besar, tetapi Petrus tinggal di luar dekat pintu–agaknya tidak boleh masuk. Yohanes bicara kepada perempuan penjaga pintu, lalu membawa Petrus masuk ke halaman.

Continue reading

Views: 37

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | Leave a comment

Ketaatan, Pengkhianatan, Ketidaktahuan

Yohanes 18:1-11

Selesai berdoa, Tuhan Yesus dan murid-murid menyeberang Lembah Kidron untuk pergi ke taman/kebun zaitun–tempat yang sering dikunjungi-Nya bersama murid-murid. Yudas datang ke tempat itu membawa sepasukan prajurit dan penjaga Bait Allah. Ini penangkapan resmi dari Pengadilan Agama Yahudi.

Continue reading

Views: 40

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | Leave a comment

The Lord’s Prayer

Yohanes 17:1-26

Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa agar Bapa mempermuliakan Anak-Nya, sehingga Anak-Nya juga mempermuliakan Bapa. Bapa mempermuliakan Tuhan Yesus dengan: kuasa untuk memberikan hidup kekal kepada orang yang percaya kepada-Nya. Kemuliaan Tuhan Yesus adalah: melalui-Nya orang memperoleh hidup yang kekal. (ayat 1-5)

Continue reading

Views: 57

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments

Ratapan Menjadi Nyanyian

Yohanes 16:16-33

Pernyataan Tuhan Yesus menimbulkan pertanyaan pada murid-murid. Mereka tidak tahu apa maksud pernyataan Tuhan Yesus. Mengetahui bahwa murid-murid akan menanyakan sesuatu kepada-Nya, Tuhan Yesus berkata: Murid-murid akan berdukacita, tetapi mereka akan bersukacita–seperti sukacita seorang perempuan yang melahirkan, yang membuatnya lupa semua penderitaan yang dilaluinya.

Continue reading

Views: 58

Posted in Perjanjian Baru, Saat Teduh, Yohanes | 2 Comments