Category Archives: Saat Teduh

Kesempatan Kedua untuk Melayani TUHAN

Zakharia 3:1-10 UHAN adalah TUHAN yang mengampuni dan memulihkan. Sekalipun kehidupan seseorang telah terlanjur ternoda begitu kotornya oleh dosa dan kejahatannya yang besar, oleh karena kasih karunia-Nya, TUHAN bisa mengampuni semua dosanya dan memulihkannya kembali kepada panggilan yang TUHAN berikan … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

Biji Mata TUHAN

Zakharia 2:1-13 papun situasi dan kejatuhan umat Tuhan, mereka tetaplah menjadi biji mata-Nya. Milik yang sangat berharga bagi Tuhan dan akan dilindungi. Sekalipun mereka pernah jatuh dan dibuang, tetapi mereka akan diampuni dan dipulihkan kembali. Tidak hanya dipulihkan, tetapi kehadiran … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

TUHAN Berkuasa atas Segala Pemerintah dan Kekuasaan

Zakharia 1:18-21 englihatan kedua dari TUHAN kepada Zakharia: ada empat tanduk. Malaikat yang berbicara kepada Zakharia menyatakan bahwa tanduk-tanduk itu melambangkan empat kekuasaan/kerajaan asing yang tidak mengenal TUHAN, yang telah menyerakkan Yehuda, Israel, dan Yerusalem (ayat 18-19). Ada berbagai tafsiran … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

Pemulihan Sempurna dari TUHAN

Zakharia 1:7-17 englihatan pertama dari TUHAN untuk Zakharia: seorang (malaikat) menunggang kuda merah, dan di belakangnya ada kuda-kuda berwarna merah, merah jambu, dan putih. Ketika Zakharia menanyakan apa fenomena itu, seorang malaikat menjelaskan kepadanya bahwa itu adalah utusan yang TUHAN … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment

Firman TUHAN Tetap Selamanya

Zakharia 1:1-6 UHAN telah sangat marah kepada leluhur umat TUHAN, karena itu, sekarang firman TUHAN kepada umat-Nya adalah: “Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepada-Mu; jangan seperti leluhurmu yang tidak mau mendengarkan dan mentaati TUHAN melalui nubuatan para nabi.” (ayat … Continue reading

Posted in Perjanjian Lama, Saat Teduh, Zakharia | Leave a comment