Category Archives: Saat Teduh

Terbatas karena Prasangka

Kejadian 20:1-18 Tuhan bisa berbicara kepada orang yang belum percaya, dan memakai orang yang belum percaya sebagai alat untuk menegur hambaNya. Ketika hamba Tuhan sedang tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya. Pekerjaan Tuhan tidak dibatasi oleh kapasitas hambaNya. Tuhan berkuasa, Tuhan … Continue reading →

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Saksi yang Tidak Efektif

Kejadian 19:1-38 Lot juga memiliki keramahan kepada orang asing. Ketika melihat ada 2 orang asing mendekati gerbang kota, ia langsung menemui mereka, menundukkan muka sebagai penghormatan, dan mendesak mereka untuk bermalam di rumahnya. Lot menerima mereka di rumah dan mengadakan … Continue reading →

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | 2 Comments

Merespons Kehadiran Tuhan

Kejadian 18:1-15 Ketika Tuhan hadir, respons Abraham adalah: berlari menyongsong, sujud sampai ke tanah, dengan rendah hati meminta agar mampir untuk menerima jamuannya. Fokus pertama Abraham adalah: menyambut, menghormati, dan melayani Tuhan; dan bukan meminta sesuatu untuk didapatkan. Views: 51

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Cara Manusia dan Rencana Tuhan

Kejadian 16:1-17:27 Sarah berinisiatif memberikan Hagar kepada Abram, dengan tujuan agar ia memperoleh anak melalui Hagar–karena Hagar adalah hambanya. Cara berpikir Sarah sangat logis dan manusiawi, dan itu sejalan dengan adat yang berlaku pada zamannya. Namun cara itu–sekalipun membuahkan hasil– … Continue reading →

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment

Memegang Janji Tuhan

Kejadian 15:1-21 Abram telah menerima janji Tuhan. Namun keadaan yang ada membuatnya bertanya dan ragu, bagaimana Tuhan akan menggenapi janjiNya. Tuhan bertundak dengan memberikan peneguhan kepada Abram. Tuhan ingin agar Abram mempercayai dan berpegang kepada janjiNya. Tuhan tidak ingin Abram … Continue reading →

Posted in Kejadian, Perjanjian Lama, Saat Teduh | Leave a comment