Author Archives: Mathetes

Syarat pengenalan yang makin dalam tentang Allah

1 Korintus 3:1-3 Paulus menilai jemaat Korintus sekalipun sudah percaya, namun masih bayi, masih duniawi (orang percaya yang hidupnya masih didominasi oleh sifat-sifat kedagingan). Mereka pernah menjadi bayi, namun sampai sekarangpun mereka masih belum dewasa. Views: 44

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | Leave a comment

Pemberitaan dengan kekuatan Allah

1 Korintus 2:1-16 Pemberitaan Injil itu sederhana: Kristus mati disalib untuk menebus dosa manusia, siapa yang percaya kepada-Nya akan memperoleh hidup yang kekal. Tidak rumit, tidak membutuhkan pengetahuan filsafat, tidak harus menguasai logika atau teknik argumentasi dan persuasi. Ceritakan fakta … Continue reading

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | Leave a comment

Hikmat yang ditundukkan

1 Korintus 1:17-31 Sangat ironis ketika jemaat terpecah-belah karena perbedaan pemahaman, pengertian, atau hikmat; sementara jemaat itu sendiri dilahirkan dari pemberitaan Injil–yang merupakan kebodohan bagi hikmat dan pengertian manusia. Isi Injil adalah: Kristus sudah mati disalib untuk menebus dosa manusia, … Continue reading

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | Leave a comment

Bibit perpecahan

1 Korintus 1:10-16 Perpecahan disebabkan oleh perselisihan, perselisihan timbul dari adanya kelompok-kelompok/aliran-aliran yang berorientasi kepada pengajaran atau pengajar tertentu. Adanya berbagai pengajar/pengajaran tidak bisa dihindarkan, namun ‘ikatan primordial’ yang muncul, itulah yang sebenarnya harus dicegah. Views: 38

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | Leave a comment

Dari dan oleh Tuhan

1 Korintus 1:1-9 Jemaat Korintus mengalami proses: dikuduskan (consecrated), dimurnikan (purified), dipilih (selected), dipanggil (called) untuk menjadi orang-orang kudus (saints). Peristiwa yang mengubah status mereka secara drastis, menjadikan mereka umat Allah. Views: 56

Posted in 1 Korintus, Saat Teduh | 2 Comments