Author Archives: Mathetes

Berkat bagi Anak-anak

Markus 10:13-16 unia memiliki pandangan tentang kelompok atau kategori manusia yang dianggap layak atau berharga. Dunia membedakan manusia berdasarkan atribut-atrubut tertentu: usia, kepandaian, pengalaman, kekayaan, kedudukan, prestasi, dan sebagainya. Orang-orang yang mmeiliki atribut-atribut itu dipandang bernilai atau lebih bernilai, sehingga … Continue reading

Posted in Markus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Pernikahan yang Permanen

Markus 10:1-12 Pandangan dunia tentang pernikahan hanya sebatas pada kontrak/ikatan hukum. karena hanya kontrak, maka bisa dihentikan, bisa dibatalkan, bisa diputuskan, bisa selesai–dan kemudian membuat kontrak yang baru. Dalam pandangan Tuhan, yang tertulis dalam Firman-Nya, pernikahan lekai-laki dan perempuan adalah … Continue reading

Posted in Markus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Peringatan akan Neraka

Markus 9:43-50 esus memberi peringatan yang keras tentang ancaman neraka (gehenna). Neraka itu nyata, bukan mitos untuk menakut-nakuti, tetapi tempat itu ada sebagai tempat penghukuman abadi kepada orang-orang yang dihukum oleh Tuhan. Yesus sangat serius ketika bicara tentang neraka, nampak … Continue reading

Posted in Markus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Jangan Merasa Paling Hebat atau Benar

Markus 9:38-42 pirit ekslusivitas–merasa yang paling berhak untuk memiliki atau melakukan sesuatu karena termasuk ke dalam satu kelompok; dan dengan demikian memandang orang lain yang bukan anggota kelompoknya tidak punya hak itu–ditunjukkan oleh Yohanes (mewakili murid-murid yang lain karena ia … Continue reading

Posted in Markus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment

Siapa yang Besar di Mata Tuhan?

Markus 9:33-37 esampainya di Kapernaum, Yesus menanyai murid-murid-Nya tentang apa yang mereka perdebatkan (arguing) selama dalam perjalanan. Ada dua kali mereka diam: ketika Yesus mengatakan tentang kematian-Nya, mereka diam tidak berani bertanya sekalipun tidak memahami; dan sekarang mereka diam ketika … Continue reading

Posted in Markus, Perjanjian Baru, Saat Teduh | Leave a comment